Ramen Menkui

Menikmati ramen fantastis dengan suasana hangat

Oleh Laura Welch   

Ochiai bukanlah destinasi turis, namun warga lokal tahu bahwa tempat ini adalah tempat di mana mereka bisa mendapatkan ramen terbaik. Di sini terdapat kedai-kedai baik yang waralaba maupun yang lebih kecil dan independen. Menkui, adalah kedai yang mengalahkan kedai waralaba yang ada. Menkui berarti "tempat makan mie", jadi Anda tahu dari namanya yang sederhana bisa menarik pengunjung. Mampirlah di lokasinya yang hanya sejauh sepuluh menit berjalan kaki dari Stasiun Rikuen-Ochiai di jalur Senzan.

Suasananya sedikit berbeda dari kedai ramen kebanyakan yang pernah saya kunjungi, di mana ramen dengan cepat dinikmati oleh pengunjung yang kemudian meninggalkan kedai. Terdapat 'area konter' namun sebenarnya ini adalah sebuah meja dengan kursi biasa, sehingga Anda tidak perlu mempertahankan keseimbangan ketika duduk, sama halnya seperti ketika sedang menggunakan sumpit. Mereka memiliki poster tanda tangan dari selebriti olahraga lokal di dinding, dan furnitur kayu yang menambah kehangatan pada bangunan kecil ini. Stafnya sangat ramah, dan alunan musik pop dimainkan secara perlahan.

Terdapat lima macam ramen: Shio (berdasar garam), dibuat dengan garam Galapagos; Miso, yang berasal dari Hokkaido, Niigata, dan Sedai; Chuka Soba (ramen bergaya Cina); Ma-yu (dasar bawang dan saus kedelai); dan Tantan Men, yang dibuat dari minyak cabai Sichuan (sangat pedas!). Menu minuman cukup beragam - limun, bir atau jus, dan air gratis, seperti kebanyakan di tempat lain. Ekstra daging atau telur juga bisa dipesan - bahkan Anda juga bisa memesan ramen porsi besar dengan tambahan harga.

Saya belum pernah mencoba ramen bawang sebelumnya, jadi saya memutuskan untuk mencobanya. Saya juga memesan semangkuk kecil nasi, yang mana harganya lebih murah ketika Anda memesannya untuk makan siang bersama dengan ramen. Karena saya pernah kecewa sebelumnya dengan roti bawang ala Jepang, saya tidak terlalu berharap banyak di sini. Namun, ramen ini ternyata sangat mengejutkan, dan sangat pantas dengan harga ¥790 yang saya keluarkan. Rasa sari bawangnya cukup kuat, namun ketika disantap bersama mie rasanya sangat lezat. Irisan dagingnya lembut dan meleleh di mulut. Daging di mangkuk nasi juga demikian, lemaknya masih menempel pada daging dan menambah kelezatan rasanya. Meskipun hanya semangkuk kecil, namun sebenarnya Anda tidak membutuhkannya apabila sudah memesan ramen.

Selain memesan ramen, saya juga memesan gyoza yang mana adalah pilihan biasa di setiap kedai amen. Di Menkui 6 buah gyoza dihargai ¥360 yang cukup terjangkau  dan sangat lezat. Gyoza ini dimasak dengan sempurna - berwarna keemasan dan krispi serta memiliki isian yang lembut.

Sayangnya, apabila Anda tidak mengerti Bahasa Jepang, Anda akan sedikit kesulitan untuk memesan. Kedai ini mungkin ramai di akhir pekan, jadi Anda harus sabar menunggu. Jadi apabila giliran Anda datang, Anda tidak akan kecewa ketika menikmati hidangannya!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Odilia Sindy Okinawati

Odilia Sindy Okinawati @odilia.djoenar

Travel is my soul!

Artikel asli oleh Laura Welch

Tinggalkan komentar