Akasaka Bal-Yokocho

Merasakan budaya izakaya Jepang

Oleh Rachel Liu   

Dalam Bahasa Jepang "yokocho" berarti "gang", namun bisa juga berarti pub kecil dan bar, mirip dengan yang selama ini Anda kenal dengan "Izakaya". Yokocho cukup terkenal di kalangan penduduk paruh baya atau pria berumur, namun saat ini yokocho juga menyambut para wanita dan orang muda, karena suasananya yang nyaman. Akasaka Bal-Yokocho yang baru dibuka ini adalah suatu tempat yang tepat untuk mengobrol dan bersantai.

Akasaka Bal-Yokocho memadukan budaya bar Spanyol dengan budaya yokocho Jepang. Dibandingkan dengan Izakaya tradisional Jepang, Akasaka Bal-Yokocho ini terdiri dari sembilan stan individu dan menawarkan berbagai macam makanan. Anda bisa berdiri di dekat konter makanan dan menyaksikan koki memasak sembari menikmati makanan, atau duduk di tempat yang disediakan sambil menikmati suasana. Anda bisa mencoba berbagai macam hidangan dan minuman disaat yang sama dengan suasana yang nyaman, sehingga sangat tepat bagi para penikmat minuman yang ingin menikmati berbagai macam hal sepanjang malam.

Shiroganekidori (白金気鶏)

Stan ini menyajikan yakitori, yang dikenal sebagai sate ayam Jepang. Anda bisa memesan yakitori kombo seharga ¥630 dan mencoba tiga macam bagian ayam : hati, daging leher, dan paha. Anda akan dapat merasakan rasa yang kaya dan berbeda dari sate ayam khas bergaya Jepang ini.

CHOP SHOP

CHOP SOP ini menyediakan potongan daging domba yang dibakar (¥480) dan potongan ceviche (makanan laut yang diasinkan) (¥500). Makanan pendamping seperti tapas dan salad sangat berwarna dan enak. Untuk minuman, tersedia berbagai macam pilihan mulai dari boubon soda, bir, wine, dan lain sebagainya.Ppegawainya sangat ramah dan siap untuk membantu Anda memilih minuman yang sesuai dengan pesanan Anda.

Farman Teppan Yakisai (畑人 焼野菜)

Selain hidangan daging, Anda juga bisa memilih sayuran panggang yang baik untuk diet. Dikirim langsung dari Inzai-shi, prefektur Chiba, sayuran yang dipetik langsung dari kebun organik adalah suplemen yang baik untuk asupan Anda.

Gyoza! 365

Nikmati gyoza (pangsit) dengan pendampingnya yang sempurna, yaitu bir, terutama bir spesial yang dipilih dari pembuat bir lokal. "GYOZA Klasik!" (¥360) dan "Beef & Pepper GYOZA!) (¥560) adalah makanan yang populer, dengan taburan seledri dan saus gorgonzola spesial.

Editor’s fav Rurubu Kitchen (Editor’s fav るるぶキッチン)

Dengan mengusung tema " Wine Jepang dan bahan makanan lokal". mereka menciptakan sebuah stan yang menyajikan bahan lokal. Selain menu reguler dimana bahannya dipesan dari seluruh penjuru Jepang, mereka juga menyajikan menu musiman dari beberapa daerah.

GSC/Good Spice Curry

Cobalah kare India asli sambil berbincang-bincang dengan juru masak dari India, Makanan yang direkomendasikan adalah "Chicken 65" (¥580) yang dibakar dengan berbagai macam bumbu. Rasa ayam dan bumbunya berpadu dengan sempurna akan menggugah selera Anda. "Kare ayam pedas" (¥680) juga sangat disukai oleh para penikmat kare.

Pier 69

Stan ini menyajikan makanan asap rumahan dan wiski. Salah satu makanan yang harus dicoba adalah telur puyuh asap (setiap tusuknya berisi tiga biji telur puyuh, dimana tiga tusuk dihargai ¥420).

Tregion (トレジオン)

Tregion adalah bar yang menjual sake dan menyediakan seafood mentah dan alkohol dari area Tohoku. Bulu babi musiman (¥780) dari Teluk Otaka prefektur Miyagi sangat direkomendasikan. Makanan lain yang juga populer adalah "Grilled mackerel" (¥880) dan "Scallop sashimi" (¥580) serta "Broiled mackarel"(¥880).

Gracia

Di stan yang terletak di bagian paling dalam pada area ini, Gracia menyediakan sparkling wine dan kerang. Untuk memaksimalkan rasa "Mussel with sauce:"(¥490), Anda bisa memilih salah satu dari lima saus yang tersedia seperti saus tomat pedas, basil, blue cheese, Japanese style, dan etnik. Dari smeuanya itu, saus tomat pedaslah yang paling populer.

Cara menuju kesana

Akasaka Bal-Yokocho hanya berjarak 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Akasaka-mitsuke, 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Akasaka dan 7 menit berjalan kaki dari Stasiun Tameike-Sanno.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Odilia Sindy Okinawati

Odilia Sindy Okinawati @odilia.djoenar

Travel is my soul!

Artikel asli oleh Rachel Liu

Tinggalkan komentar