Taman Istana Kekaisaran Kyoto

Ketika manusia dan alam menyatu di tengah Kyoto

Sebagai kota di mana sejarah menjadi inti dari segalanya, Kyoto menjadikan kompleks Istana Kekaisarannya, Kyoto Imperial Palace, sebagai salah satu atraksi utama di kota. Area yang dulunya merupakan tempat tinggal dari keluarga kekaisaran ini dikelilingi banyak sekali bangunan penting seperti Istana Sento, Rumah Kaninnomiya, dan Kuil Itsukushima—semua berada di dalam sebuah taman luas yang juga patut dikunjungi: Taman Istana Kekaisaran Tokyo.

Kyoto Imperial Palace Park atau Kyoto Gyoen National Garden dulunya didirikan sebagai sebuah kota kecil di mana terdapat 200 rumah petinggi kekaisaran bertempat. Barulah pada Zaman Meiji, sang Kaisar memerintahkan tempat ini untuk dijadikan sebuah taman karena mengalami kemerosotan setelah ibukota dipindahkan ke Tokyo. Sekarang, taman yang membentang sepanjang 1300 meter di sebelah utara Stasiun Kyoto ini telah menjadi pusat alam dengan banyak kegiatan menarik baik untuk wisatawan maupun penduduk setempat.

Ada banyak sekali lahan hijau di sini, jalur berbatu kerikil, kebun-kebun serta hutan kecil dengan lebih dari 50.000 pepohonan, yang menjadikannya sangat cantik menjelang musim gugur dan musim semi. Berbicara soal musim semi, ada banyak pohon sakura tersebar di taman ini, menjanjikan pemandangan yang cantik pada akhir Maret hingga pertengahan April setiap tahunnya—beberapa tumbuh di sebelah Kolam Kanoe di sudut barat laut taman, dan beberapa lainnya dapat ditemukan di belahan barat taman, dekat Kuil Shirakumo. Sementara itu pada bulan November, dedaunan oranye dan merah akan menciptakan sebuah kanopi musim gugur yang sempurna bagi para pejalan kaki di seluruh penjuru taman. Tempat ini mungkin bukanlah tempat terbaik di Kyoto untuk menikmati pemandangan sakura dan dedaunan musim gugur, namun kalau Anda berniat untuk kabur dari kerumunan yang pastinya akan memenuhi taman-taman kota pada saat-saat peak season itu, taman ini bisa dijadikan pilihan.

Istananya itu sendiri, tentu saja, merupakan sorotan utama di sini. Berdiri dengan anggun di bagian utara taman, Istana Kekaisaran Tokyo menawarkan suasana yang lebih ramah dibandingkan saudaranya yang berada di ibukota. Berbeda dengan Istana Kekaisaran Tokyo yang terkesan begitu eksklusif, Istana Kekaisaran Kyoto tidak dibatasi dengan parit-parit sehingga pengunjung dapat benar-benar mendekat ke area istana. Dan sebagai tambahan, mulai bulan Juli 2016, peraturan lama yang mengharuskan siapapun melakukan reservasi terlebih dahulu agar bisa memasuki area istana sudah dihapuskan—ya, sekarang semua orang dapat memasuki kawasan istana agar dapat melihat bangunan-bangunan di dalamnya dengan lebih jelas.

Di samping sentuhan sejarah dan tradisinya, taman ini sudah lama terkenal akan tempat-tempatnya yang sempurna bagi para pejalan kaki, area-area istirahat, serta titik-titik yang cocok digunakan untuk berolahraga atau sekadar duduk-duduk memperhatikan orang. Bagi Anda yang gemar bangun pagi untuk berjalan santai melintasi jalur kerikil berpagarkan pepohonan, atau duduk-duduk menikmati kicauan burung, taman ini adalah tempatnya. Tempat yang sangat cocok untuk siapapun yang ingin menyatu dengan alam, di tengah-tengah kegilaan kota besar.

Info lebih lanjut

Cari tahu tentang Kyoto Gyoen National Garden

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0

Tinggalkan komentar

Thank you for your support!

Your feedback has been sent.