Liburan Murah di Kyushu Utara

Bagaimana menikmati Kyushu Utara dengan biaya murah

Oleh Maria Wilhelmina Domingo   

Saya baru-baru ini melakukan perjalanan selama 6 hari dan 5 malam ke sekitar Kyushu Utara di mana saya mengunjungi Fukuoka, Kumamoto, dan Nagasaki. Sebenarnya hanya untuk di Nagasaki saja waktu 6 hari mungkin tidak cukup karena prefektur ini sangat besar dan ada cukup banyak tempat-tempat bersejarah yang bisa dikunjungi - dari memorabilia perang hingga gereja Katolik.

Bepergian di Jepang bisa sangat menyenangkan sekaligus juga bisa sangat mahal. Akan lebih mahal lagi jika kamu ingin berkeliling wilayah Kyushu di mana ada begitu banyak tempat untuk dilihat. Namun ada cara untuk menikmati Kyushu, khususnya Kyushu Utara tanpa benar-benar membuatmu bangkrut.

  1. Memesan penerbangan lebih awal. Tentunya kamu telah pernah mendengar tip ini dari orang lain. Ini bukan hal yang baru. Saya sangat merekomendasikan tarif Sakitoku JAL yang sangat membantu. Kamu dapat memesan penerbangan paling awal 6 bulan sebelumnya tanpa harus membayar lagi, sehingga kamu dapat membatalkan penerbangan pesanan tanpa kerumitan. Kamu hanya akan diminta untuk membayar 2 bulan sebelum keberangkatan.
  2. Sama seperti penerbangan, pesanlah hotelmu lebih awal. Ada agen perjalanan terkemuka di seluruh Jepang yang dapat memberikanmu paket wisata luar biasa dengan biaya yang terjangkau. Namun, kecuali kamu memang bisa berbicara dan mengerti bahasa Jepang, kamu mungkin tidak akan bisa mendapatkan tawaran yang bagus. Untuk itu saya suka menggunakan Agoda.com untuk memesan hotel karena dua alasan: (1) tarif mereka cukup murah dan mereka memiliki fasilitas seperti pembatalan gratis dan pilihan bayar nanti; dan (2) mereka memiliki sangat banyak program mengikat dengan program frequent flier atau mileage dari maskapai besar seperti Delta Airlines dan ANA, sehingga memungkinkan kita untuk mendapatkan mil bahkan pada hotel bisnis termurah.
  3. Dapatkan Pass SunQ Kyushu Utara. Dengan hanya membayar ¥ 8.000, kamu memiliki keistimewaan 3-hari-kamu-dapat-naik-semua pada semua bis (termasuk bis jalan tol) di sekitar Kyushu Utara. Ini adalah penghemat biaya karena naik bis sekali jalan dari satu prefektur ke prefektur lainnya berbiaya minimum sekitar ¥ 2.000. Terlebih lagi, kamu akan bisa menikmati pemandangan indah pegunungan dan sawah Kyushu yang mungkin tidak akan kamu dapatkan jika memilih kereta atau Shinkansen. Lebih detail dapat ditemukan di sini: http://www.sunqpass.jp/english/pass/index.html.
  4. Ketika berada di Kota Fukuoka dan kamu ingin mengunjungi prefektur lain seperti Kumamoto atau Nagasaki, pastikan kamu berangkat lebih awal untuk menghindari lalu lintas dan memiliki lebih banyak waktu untuk berkeliling di sekitar kota. Lalu lintas akan padat sepanjang jalan tol (sebelum exit Tosu) sekitar pukul 9 atau 10 pagi sehingga perjalanan bis yang biasanya memakan waktu dua jam bisa memanjang sampai 3 jam jika kamu sedang tidak beruntung.
  5. Ketika sedang di Nagasaki, belilah tiket terusan satu-hari-naik-trem sehingga kamu dapat naik turun trem sesering yang kamu inginkan dalam sehari dengan hanya membayar 500 yen. Kamu tidak bisa membeli tiket terusan ini di trem langsung. Tiket hanya bisa dibeli di hotel atau di pusat informasi pariwisata di stasiun Nagasaki. Sebagian besar hotel hanya dapat menerima pembayaran tunai. Jadi jika kamu memilih untuk membayar menggunakan kartu kredit atau debit, saya sarankan membeli tiket terusan ini di JR Kyushu Hotel Nagasaki.
  6. Jika perjalanan ke Gunkanjima ada dalam jadwal perjalananmu, yang terbaik adalah memesan tempat lebih awal karena perjalanan feri ini cukup populer dan tempat akan sangat cepat terisi.

Satu tip lagi: kamu mungkin saja berhemat untuk penerbangan dan hotel, namun sebaiknya tidak berhemat pada makanan. Sama banyaknya dengan pemandangan di Kyushu, begitu juga dengan makanan mewah yang ditawarkan. Pastikan untuk menyantap mie ramen (atau kae-dama) di Hakata dan mencoba shippoku (sajian hidangan istimewa) di Nagasaki.

Enjoy!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Santy Tobing

Santy Tobing @santy.tobing

no one realizes how beautiful it is to travel until he comes home and rests his head on his old, familiar pillow. 

Artikel asli oleh Maria Wilhelmina Domingo

Tinggalkan komentar

Back to Contents