Okada Coffee

Ngopi ala Jepang di Kumamoto

Oleh Yui Yamaguchi   

"Pemilik coffee shop Jepang menciptakan momen terbaik untuk kopi yang paling baik," Mr Toshiro Sano, anggota dari Japanese Coffee Club berkata padaku. Ini adalah gaya khas Jepang untuk meneliti asal biji kopi, serta tingkat pemanggangan, penggilingan, suhu ekstraksi, desain cangkir kopi dan bahkan suasana toko. Setelah rumah kopi pertama di dunia didirikan di Turki pada abad ke-15, banyak negara yang mendirikan dengan gaya mereka sendiri, seperti espresso disajikan di bar di Italia, coffee drip saat makan malam di Amerika Serikat serta kaya rasa manis ala kopi Vietnam. Akhir ini ada gerakan untuk mempromosikan kopi ala Jepand di seluruh dunia. The Japan Coffee Society aktif mendorong studi budaya kopi & sejarah serta membangun jaringan sosial bagi pecinta kopi. Pada saat penulisan mereka merencanakan sebuah lokakarya yang disebut "Menghargai kopi di Kumamoto" pada bulan Desember.

Aku punya kesempatan untuk pergi ke Okada Coffee mengalami Jepang kopi gaya Kamitori di pusat kota Kumamoto. Didirikan pada tahun 1945, rumah kopi ini kaya akan sejarah. Suasana pencahayaan diatur dalam interior dark chocolate yang terkoordinasi, serta musik jazz yang menenangkan menciptakan suasana "adult" dan mewah.

Dari penghargaan mereka akan ketenangan, Anda dapat menyimpulkan bahwa pelanggan di sini meluangkan waktu untuk menikmati kopi. Ibuku mencicipi kopi drip mereka dan berkata, "benar-benar hebat". Dia mencintai kopi dan berbagi cerita tentang waktunya saat SMA ketika dia pergi ke coffee shop seperti wanita dewasa. Cappuccino saya terlihat seperti kopi ala Wina dengan kayu manis, rasa susu yang kaya oleh kehalusan rempah-rempah. Bahkan orang-orang yang tidak terbiasa dengan kopi akan menyukainya. Didampingi oleh kue Mont Blanc, dengan chestnutnya, adalah kombinasi yang menarik dengan meringue renyah yang kontras dengan ketebalan krim chestnut. Ini adalah waktu yang sangat santai dan jauh dari kesibukan.

Turun dari lantai atas ruang makan, Anda dapat melihat toko yang diisi dengan biji kopi, berbagai peralatan kopi serta kue. Aroma dari biji kopi sangat tak tertahankan. Mereka memiliki berbagai jenis biji kopi dari seluruh dunia, masing-masing disertai dengan jenis penjelasan rinci yang akan memuaskan penikmat cerdas. Saya paling terkesan dengan berbagai peralatan kopi pada layar, termasuk cangkir, pot dan pabrik kopi. Saya juga terkejut melihat kue kismis Napoleon dijual, seperti yang saya makan saat masa kanak-kanak; bukti bahwa Okada Coffee adalah baker yang baik juga. Ibuku membeli juga potongan kue Mont Blanc untuk dibawa pulang.

Kopi Okada memiliki beberapa toko di Kumamoto serta Singapura dan mereka adalah duta gaya ngopi ala Jepang baik di dalam maupun di luar Jepang.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Anton Sumarpo

Anton Sumarpo @anton.sumarpo

Student and traveller..

Artikel asli oleh Yui Yamaguchi

Tinggalkan komentar