Tengaiten

Ramen gaya Kumamoto di dekat kastil

Oleh Tom Roseveare   12 Mei 2017

Ramen Kumamoto menyajikan tonkotsu regional dengan kuah daging babi sebagai pembuka dan seringkali ditambahkan sedikit kaldu ayam, mie yang lebih tebal dibandingkan dengan mie yang berasal dari utara Hakata, dan- terakhir namun bukan yang akhir- tumpukan bawang, baik berupa minyak bawang mayu, bawang goreng atau bubuk bawang.

Tengaiten (天外天)  seringkali sangat ramai dan menyajikan ramen gaya khas Kumamoto terbaik di area dekat kastil. kebanyakan kedai ramen terkenal tutup sedikit lebih awal sekitar jam 8 malam, sedangkan Tengaiten sendiri mudah dijangkau karena lokasinya yang strategis dekat dengan area kehidupan malam, sehingga menarik pengunjung pada tengah malam sekalipun.

Tengaiten menyajikan tiga macam menu: ramen biasa (¥700), ramen pedas (¥750) dan char siu ramen (¥1000). Anda akan diarahkan ke tempat kosong dimana terdapat 12 tempat duduk yang mengelilingi konter di antara orang-orang yang sedang menikmati ramen tengah malam. Pemesanan dilakukan langsung dengan memilih salah satu menu kepada staf yang ada dan membayarnya ketika sudah selesai makan (tidak ada mesin tiket). Ramen biasa mungkin adalah pilihan terbaik bagi para pemula, dengan jumlah daging babi yang sangat banyak yang akan memberikan Anda pengalaman menyantap ramen asli khas Kumamoto.

Tengaiten adalah kedai ramen klasik khas Kumamoto. Kuah tonkotsunya kaya rasa namun juga assari - tidak terlalu berat seperti kuah tonkotsu biasanya, berkat campuran kaldu ayam. Disajikan bersama dengan daging babi char siu dan mie, potongan daun bawang, jamur kikurage dan bawang yang melengkapi semangkuk ramennya. Bawang yang dimaksud di sini adalah percampuran antara bawang goreng yang renyah, bubuk bawang, dan minyak bawang mayu hitam. Anda bahkan bisa menambahkan irisan bawang apabila Anda ingin mencoba sesuatu yang berbeda.

Cara menuju kesana

Tengaiten hanya berjarak 2 menit berjalan kaki ke arah utara Stasiun Suichodo,tram jalur Kota Kumamoto.

Cara ke sana

Tengaiten is a 2 minute walk to the south of Suidocho station, on the Kumamoto City Tram line.

Ditulis oleh Tom Roseveare
Manajer Japan Travel
Diterjemahkan oleh Odilia Sindy Okinawati

Tinggalkan komentar