10 Tempat Terbaik di Tohoku

Tur tiga prefektur di belahan utara Honshu

Mengeksplorasi Tohoku, bagian paling utara dari pulau terbesar di Jepang, Honshu, selalu menyenangkan. Area ini terdiri dari enam prefektur: Akita, Aomori, Fukushima, Iwate, Miyagi, dan Yamagata. Kata kunci dari Tohoku adalah alam, dan walaupun beberapa daerah terkenal dengan aksesnya yang sulit, shinkansen telah membuka jalan ke sana, dengan pemandangan yang memukau sepanjang perjalanan. Jika Anda tertarik dengan alam, hiking, trekking, kota kecil, area pedesaan, atau daerah lokal, maka Tohoku adalah pilihan tepat. Berikut adalah beberapa sorotan utama dari Prefektur Aomori, iwate dan Miyagi.

Beberapa pilihan tur di Tohoku dapat mengajak Anda berinteraksi dengan penduduk lokal, dan ini sangat direkomendasikan.

Aomori

Seni di Sawah

Ini yang berbeda: seni di sawah. "Ini adalah sebuah desa dengan hanya persawahan yang luas, tanpa laut, tanpa gunung," demikian penjelasan dari pemandu. "Orang-orang di kota ini memutuskan melakukan sesuatu dengan apa yang mereka miliki, dan apa yang mereka miliki adalah ladang sawah. Jadi mereka membuat seni dari tanbo." Kota ini, terdiri dari sekitar 8000 jiwa, dan mereka mengadakan pertemuan untuk menentukan tema di tiap tahunnya, agar dapat membuat suatu karya yang menarik. Tema untuk tahun ini adalah Godzilla, yang meneruskan tema tahun lalu yaitu Star Wars, namun dengan sesuatu yang terkesan lebih Jepang. Sembilan varietas padi yang digunakan untuk mendapatkan warna dan ketinggian berbeda ditanam oleh sekitar 300 sukarelawan desa. Penanaman di mulai pada bulan Juli, dan waktu yang tepat untuk menyaksikan seni ini adalah pada akhir Juli atau awal Agustus (walaupun seni ini sebenarnya bisa dilihat sampai Oktober). Ada juga beberapa seni mozaik batu yang besar, yang semuanya mengelilingi sawah dan tidak bisa dilihat jelas dari tanah datar biasa. Tiket masuk untuk melihat dari menara khusus sebesar ¥300, dan juga ada kereta khusus dari Hirosaki menuju "Stasiun Seni Tanbo" pada saat pameran.

Taman Kastil Hirosaki

Coba jalan-jalan di sekitar Taman Kastil Hirosaki, tempat yang menyenangkan untuk piknik atau sekadar berjalan santai pada sore hari. Pondasi dari kastil saat ini sedang diperbaiki dan kastilnya sedang dipindahkan, jadi semua orang berkumpul bekerja sama dan mengangkutnya dengan rol besar atau dengan tangan, ke lokasi di sebelahnya. Kerjasama penduduk kota rupanya sangat terjaga disini! Ketika Anda melihat kastilnya, kemudian Anda memikirkan bagaimana orang-orang ini memindahkannya dengan tangan, Anda akan mulai bisa beranggapan bahwa mungkin alien tidak benar-benar terlibat dalam pembuatan Piramid di Mesir.

Aliran Sungai Oirase

Aliran sungai Oirase yang menarik dan angin tebing dari Danau Towada, dengan lusinan air terjun ada di sepanjang jalan. Berjalan kaki atau bersepeda di pinggirnya dapat menjadi aktivitas tamasya alam yang menyenangkan, dan sungai adalah tujuan utama para pemburu musim gugur. Seluruh jalur ini adalah "pemandangan lumut", dimana para ahli botani dapat menggunakan kaca pembesar mereka untuk mengamati flora kecil yang ada pada pohon-pohon purba yang tumbuh di sepanjang jalan. Hotel Oirase Keiryu dapat dijadikan markas yang cocok untuk mengeksplorasi daerah ini, dan pelancong juga bisa mencoba menikmati sumber air panas lokal di sini.

Pesisir Tanesashi

Pesisir Tanesashi berada di sepanjang laut timur Jepang, menghadap ke Samudra Pasifik. Area in pernah hancur akibat bencana tahun 2011, namun sekarang sudah diperbaiki dan siap untuk menyambut pengunjung. Anda bisa mencoba untuk berjalan-jalan dan hiking di sepanjang pesisir pantai, sea kayaking, atau mencicipi tangkapan hasil laut segar dari nelayan saat makan siang atau makan malam barbekyu.

Iwate

Makan siang di tempat pembuatan sake

Dengan beras yang enak, air yang bersih, dan suhu yang dingin, Tohoku memiliki bahan-bahan ideal yang tepat untuk membuat sake yang nikmat. Bukan hanya itu, beberapa lokasi pembuatan nihonshu terbaik di Jepang bahkan ada di sini.

Di Seki no Ichi yang terdapat di Ichinoseki, Anda dapat mencicipi sajian lokal seperti sekitar 300 mochi terkenal, atau segarkan diri Anda dengan sake dan bir yang baru dibuat. Semuanya disajikan di lokasi pembuatan sake yang berusia sekitar 100 tahun! Makan siang tersedia melalui pemesanan.

Chuson-ji

Kuil Budha ini adalah satu dari beberapa kuil utama di daerah ini, dan dikatakan bahwa kuil ini diangun sejak 1000 tahun lalu pada sekitar tahun 850. Aula emasnya, yang sudah ada sejak tahun 1100-an, terdiri dari struktur bangunan kayu megah dilapisi daun emas dan mutiara, serta menyimpan sisa-sisa dari penguasa daerah Fujiwara yang telah dimumikan. Keturunan Fujiwara terakhir yang dikebumikan di sana adalah Fujiwara no Yasuhira, yang meninggal terpenggal, dan hanya kepalanya saja yang dikuburkan di dekat mumi sang ayah. Anda bisa melihat, di atas kotaknya adalah lusinan biji bunga lotus yang kemudian ditanam dan sekarang tumbuh dengan baik.

Geibikei

Berperahu menyusuri Geibi Gorge di Iwate merupakan pengalaman yang menakjubkan. Entah pada musim semi nan hijau dikelilingi kabut mistis, pada musim gugur yang penuh warna, atau musim dingin saat semua tertutup salju dan membeku, Geibikei (yang berarti ngarai "hidung singa") sangat memukau. Perjalanan ini ditempuh sekitar satu jam setengah. Nahkoda kapal Anda akan menyanyikan lagu-lagu cerita rakyat, yang melodinya menggema indah ke tebing-tebing batu menjulang.

Miyagi

Naruko Onsen

Miyagi adalah kota yang penuh dengan sumber air panas, dan masing-masingnya memiliki karakter yang berbeda. Naruko Onsen, yang berada di barat Miyagi, membanggakan 400 sumber mata air panas, sehingga dijuluki "department store-nya onsen" karena Anda bisa mendapatkan semua di sini. Perbedaan kandungan mineral dan suhunya memiliki manfaat berbeda untuk kulit dan penyakit. Setelah memanjakan diri bersantai di air panas, Anda bisa mencoba trekking di ngarai Naruko yang menawan, atau mencicipi kuliner kaiseki yang terbuat dari bumbu dan bahan lokal yang hanya ada di musim tertentu di Ryokan Onuma, yang telah dijalankan turun menurun hingga generasi ke 5. Tempat ini merupakan sebuah penginapan tradisional Jepang yang menawarkan baik kolam air panas pribadi (sehingga Anda yang bertato, atau yang malu untuk mandi bersama, bisa mencoba berendam dengan nyaman) maupun pemandian air panas campuran (untuk pengalaman yang lebih menantang).

Pasar hidangan laut Shiogama

Pasar grosir ini adalah yang terbesar di Tohoku, dan berada tepat di pelabuhan di mana Anda bisa langsung membeli ikan-ikan segar yang baru saja ditangkap. Dengan 120 penjaja, pasar ini buka dari jam 7.30 hingga siang hari, dan terbuka untuk umum bagi siapapun yang ingin berbelanja, tidak seperti pasar grosir lainnya. Di sini pengunjung bisa membeli hidangan laut pilihan yang mereka inginkan, kemudian membawanya ke tempat makan, dimana mereka bisa mendapatkan nasi dan sup miso seharga ¥300 dan membuat donburi versi mereka dengan shashimi segar di atas nasi yang nikmat.

Matsushima

Matsushima terkenal dengan sebagai tiga besar daerah dengan pemandangan terbaik di Jepang. Dengan berperahu melalui Teluk Matsushima yang bertabur pulau-pulau kecil tertutup pohon-pohon pinus di atas batu-baru ini, Anda akan dengan mudah melihat bahwa area ini seperti sebuah taman Jepang dalam skala besar yang dibentuk bukan oleh manusia, melainkan alam. Di Zuiganji, lambang dewa-dewa dipahatkan pada dinding batu di tebing-tebing, dan membentuk gua-gua. Di kuil terdekat, terdapat taman klasik indah dengan bambu, mawar, jalanan dengan ukiran batu, dan kolam. Pengunjung bisa membuat gelang doa Budha disini, dengan penjelasan berbagai macam makna dalam setiap batu.

Jika Anda pergi ke Tohoku, ada banyak tur yang ditawarkan oleh biro wisata lokal, dan cukup menarik untuk dicoba. Jadi tunggu apa lagi? Ayo berangkat ke bagian utara Jepang sekarang!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
4
JapanTravel Featured

Featured on Japan Travel

Advertising feature

Gabung diskusi

Yuna Pradjipta 3 tahun yang lalu
wah menarik nih. noted!
Yuna Pradjipta 3 tahun yang lalu
Hahahha Nargis! Ayok! Kapan?
Vicky Amin 3 tahun yang lalu
Geibikei bagus banget, apalagi pas musim gugur! Sama sekali gak nyesel mesti ngabisin waktu 4 jam shinkansen-an cuma buat nyusurin sungai 1 jam doang itu :D