Hotel Resor Mihagi

Resor depan pantai di pusat Hagi

Oleh Mandy Bartok   

Hagi tidak pernah kekurangan hotel, tapi kalau JapanTraveler mau sedikit memanjakan diri, jangan cari tempat lain selain Hotel Resor Mihagi, yang berjarak hanya selemparan batu dari area Kikugahama dan distrik kastil bersejarah.

Siapapun pasti akan langsung menyadari pemandangan pantai ketika memasuki hotel, yang terlihat melalui jendela besar di lobi dan di restoran hotel. Tamu akan melihat pasir lagi dari dalam kamar, karena setiap kamar di resor ini menghadap pantai. Hotel ini menawarkan kamar-kamar bergaya Jepang maupun Barat - yang manapun itu, keduanya memiliki ruang yang cukup besar bagi tamu untuk bersantai-santai, dan dilengkapi dengan toilet dan kamar mandi pribadi. Yukata (jubah kain) tersedia untuk semua tamu, dan kalau ukuran yang ada di kamar tidak pas, ada setumpuk kain di lorong yang bisa dipilih dan disesuaikan ukurannya.

Salah satu hal menonjol dari properti ini adalah onsennya yang terhubung langsung dengan bangunan. Pemandian air panas itu sebenarnya berasal dari sumber mata air alami, meski tamu bisa menyalakan jet atau menambahkan gelembung di beberapa bagian onsen untuk memeriahkan suasana. Sayangnya, tidak ada rotemburo (onsen luar ruang) untuk dinikmati. Meski demikian, pemandangan langit dan bintang di area pemandian dalam luar masih tetap bagus apabila cuacanya bersahabat.

Kebanyakan paket di hotel ini termasuk makan malam dan sarapan, yang keduanya disajikan di lantai satu area makan. Makan malamnya sangat banyak, bergaya kaiseki - sajian mulai dari sashimi dan berbagai pilihan makanan pembuka berukuran kecil seperti daging dan sayuran panas, ikan yang dipanggang sempurna, dan semangkuk kecil sup yang disajikan dengan kue kering seperti pie. Hidangan pencuci mulutnya menawarkan buah jeruk khas Hagi, dan tart natsumikan. Sarapannya pun sama-sama menyenangkan (dan sama-sama mengenyangkan) dengan lebih banyak sashimi, salad, ikan panggang, telur, nasi dan beberapa makanan pembuka berbahan dasar rumput laut.

Bagian terbaik dari hotel ini adalah lokasinya yang berada di pusat. Hanya berjarak beberapa langkah dari pintu keluar, terdapat distrik kastil tua Hagi. Jalan-jalan disini masih memiliki kesan masa lalu, namun diselingi kafe, restoran dan studio tembikar untuk menarik wisatawan modern. Jalan sedikit menuju barat, dan sisa-sisa Kastil Hagi bisa ditemukan, dengan lebih banyak pemandangan pantai yang menakjubkan. Siapapun tidak akan pernah kehabisan aktivitas di kota pesisir nan santai yang berada di barat Honshu ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Mandy Bartok

Tinggalkan komentar