Hot Jaja, Morioka

Mie spesial sajian khas Morioka

Oleh Justin Velgus   

Meskipun Anda bisa menjelajahi kota dengan peta atau secara online ke hampir seluruh destinasi wisata, namun bertanya pada penduduk setempat mengenai rekomendasi restoran adalah cara yang terbaik. Itulah yang saya lakukan ketika saya sedang berada di konter informasi wisatawan di Stasiun JR Morioka. Sambil melihat-lihat makanan lokal untuk disantap saat liburan, saya mengikuti rekomendasi ke Hot Jaja. Restoran ini khusus menyediakan mie Jajamen. Makanan khas Morioka ini awalnya adalah masakan China yang dikembangkan dengan mie udon, namun Jajamen disuguhkan bersama dengan saus miso berbahan dasar daging. Restoran ini mempunyai cukup banyak pilihan minuman, salad, makanan pembuka dan makanan dengan porsi kecil, namun saya tahu apa yang menjadi pilihan saya.

Saya duduk di area bebas rokok dan membuka menu, yang letaknya cukup jauh dari area merokok. Seorang staf yang ramah dan bisa sedikit berbahasa inggris menyambut saya, dia terlihat gembira karena saya memesan makanan lokal. Terdapat beberapa set menu makan siang mulai dari ¥1000. Karena saya adalah penggemar gyoza (pangsit goreng), saya memesan set gyoza. Setelah memandangi dekorasi bergaya desa untuk beberapa saat dan menulis status di media sosial dimana saya berada serta mood saya yang sedang lapar, makanan saya datang!.

Jajamen merupakan hidangan utama. Ketika Anda memesan, Anda dapat memilih rasa biasa atau pedas. Bagi saya, rasa pedasnya nendang dan cocok di lidah, meskipun begitu tidak sekalipun saya buru-buru meneguk air karena rasa pedasnya. Seorang staf menanyakan saya apakah ini pertama kalinya saya menyantap Jajamen, yang kemudian diikuti penjelasan bagaimana cara menyantapnya. Pada dasarnya, campurlah  saus miso daging yang tajam yang diletakkan di bagian atas mie. Anda juga dapat menambah bawang, vinegar, dan bumbu lainnya sesuai selera. Rasa dan teksturnya sangat unik. bayangkan saja rasanya seperti daging, miso, dan udon dengan rasa sedikit pedas. Saya menyendok mie kenyal sedikit demi sedikit ke dalam mulut saya karena kemampuan saya menyeruput mie malah membuat saus kental mengenai A) meja B) lantai atau C) baju saya. Mie Jajamen dan makanan pendamping lainnya yang disajikan bersama dengan gyoza dengan cepat dilahap habis. Meskipun begitu, sebenarnya ini hanyalah setengah dari seluruh makanan yang ada.

Setelah mie Anda habis, ambillah satu telur mentah di meja dan masukkan ke dalam mangkuk. Buanglah kulit telur di tempat sampah dekat dengan tempat bumbu-bumbu berada. Setelah itu, tekan tombol untuk memanggil staf. Seorang staf akan membawa mangkok Anda dan menambahkan air panas bekas merebus mie. Ambillah saus miso daging sebanyak yang Anda mau dan aduk merata. Presto, yang disebut dengan Chi-tan-tan. Sup telur ini adalah bagian dari Jajamen yang menarik dan juga enak yang pernah saya rasakan. Saya merasa kenyang dan puas.

Meskipun terdapat banyak restoran Jajamen di Morioka, restoran in adalah favorit para penduduk lokal dan mudah diakses. Dari depan Stasiun JR  Morioka, turunlah melalui jalan bawah tanah sampai seberang jalan sebelah kiri yang ada di depan Anda. Berjalanlah selama tiga puluh detik, dan Anda akan menjumpai Hot Jaja di sebelah kiri Anda.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Odilia Sindy Okinawati

Odilia Sindy Okinawati @odilia.djoenar

Travel is my soul!

Artikel asli oleh Justin Velgus

Tinggalkan komentar