Tur White Ring & Hotel Roan

Cara terbaik mendapatkan pengalaman Ishikawa & Prefektur Gifu

Oleh Jonathan Jahnke   

Area Hokuriku terkenal dengan empat musim yang sangat jelas perbedaannya, dan bus tur White Ring dan Ichirino Kogen Hotel Roan menawarkan cara terbaik merasakan pengalaman setiap musim tersebut. bus tur White Ring memberikan penawaran berbeda yang disesuikan dengan musim, membawa Anda ke tempat-tempat paling tekenal dan lokasi menakjubkan, seperti kuil Hime gunung Hakusan,rumah beratap jerami situs warisan dunia UNESCO desa Shirakawa, dan jalan tradisional Takayama. Disandingkan dengan tempat tenang dan damai dari Roan, tur menjadi cara terbaik untuk menikmati semua wilayah yang ditawarkan.

Berangkat dari stasiun Kanazawa, bus White Ring menawarkan lingkungan tenang dan santai ketika membawa Anda menuju hotel. Melewati beberapa pemandangan pegunungan indah, kami berhenti untuk mengunjungi sebentar kuil Hime, yang didedikasikan untuk Hakusan, salah satu tiga gunung suci Jepang. Setelah sampai di Roan, penginapan bergaya tradisional Jepang, Saya disambut dengan kehangatan para pegawai yang sangat ramah dan menarik. Tujuan utama menginap di hotel ini adalah agar dapat beristirahat dan Roan menawarkan kesempatan sempurna untuk kehidupan sehari-hari yang santai tanpa stres.

Roan memiliki dua onsen utama, kamar mandi air panas alami, begitu juga dua kamar pribadi onsen, sebagai tambahan ditawarkan pula kamar suite dengan onsen pribadi. Pemandangan ke bawah teras dan onsen adalah hutan disekelilingnya, yang memiliki jalan setapak dan kolam ikan mas untuk dijelajahi, begitu juga lapangan kemping kecil (lengkap dengan slackline! (tali memanjat seukuran 1 inci dipasang tegang antara dua titik dan ditarik kuat, digunakan untuk berjalan dan memantul seperti trampolin)). Hotel itu sendiri sangat indah dan baru direnovasi dan memiliki restoran kayu berusia 100 tahun, dengan pahatan kayu cantik dan perabotan antik. Hotel juga menawarkan ruang permainan dan ruang menonton film.

Makanan di Roan sangat menakjubkan. Makan malam terdiri dari piring demi piring kesegaran, kelezatan lokal, seperti daging sapi panggang Hida, babi liar, dan ikan Iwana, bersamaan dengan sayuran segar dan pir manis Nashi untuk hidangan penutup. Sarapan menawarkan baik sayuran gaya Jepang seperti telur rebus lembut “onsen” maupun roti panggang, sereal, dan sosis gaya barat. Rangkaian makanan akan membuat Anda kenyang dan puas dan benar-benar merasa santai.

Setelah sarapan, bus White Ring akan menjemput dan membawa ke bagian dua perjalanan. Tur diselenggarakan oleh pemandu dengan keramahan luar biasa, berbicara sempurna dalam bahasa Inggris dan memberikan informasi mengenai pemandangan indah yang baru saja kami lewati. Kami berjalan sepanjang jalan putih (White Road) Hakusan Shirakawago, berhenti di sepanjang jalan untuk melihat banyak air terjun dan pusat pemandangan area untuk mengambil foto dan merasakan udara. Baik supir maupun pemandu sangat menarik dan membuat semua orang berasa seperti di rumah. Cara yang sederhana dan ramah membuat perjalanan tidak seperti “tur” akan tetapi seperti berwisata dengan teman baik. Hal ini menyemangati kami untuk saling berkenalan lebih jauh dengan teman wisata lain dan sebagai hasilnya, Saya berhasil membuat persahabatan yang tidak lekang oleh jaman.

Pemberhentian pertama kami hari itu adalah Shirakawago, yang terkenal dengan rumah tradisional beratap curam. Setelah satu setengah jam menjelajahi jalan panjang, kami menuju Takayama, yang terkenal secara lokal sebagai “Little Kyoto” karena jalan tradisional dan rumah kayunya. Disana Anda dapat mencicipi makanan lokal favorit seperti sushi daging sapi Hida dan kue beras panggang dari penjaja makanan jalanan, atau mengunjungi salah satu toko kerajinan, termasuk tempat pembuatan sake tertua di Jepang.

Setelah menikmati dua hari menjelajahi wilayah dengan tur bus White Ring dan bersantai di Ichirino Kogen Hotel Roan, akhirnya tiba waktu untuk kembali ke dunia nyata. Sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang Saya temui, supir, pemandu, dan pengunjung lain dalam bus, dan pegawai di penginapan, akan tetapi berdasarkan pengalaman dengan kedua perusahaan indah ini dan persahabatan yang tercipta sepanjang jalan, Saya merasa tenang, santai, dan siap.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Dian Retno Mayang Sari

Dian Retno Mayang Sari @dian.retno.mayang.sari

My 2nd home country is my-yasashi-yokoso Japan!

Artikel asli oleh Jonathan Jahnke

Tinggalkan komentar