Foto: Fabien Recoquille

Kastel Wine di Utara Jepang

Kastel Wine Ikeda menyediakan pilihan anggur terbaik Tokachi

Foto: Fabien Recoquille

Wilayah Tokachi di Hokkaido merupakan sebuah dataran padang rumput yang luas, tidak seperti di wilayah lain di Jepang. Meski daerah ini dikenal dengan area datar yang cocok untuk pertanian dan peternakan, ada beberapa bukit di sini di mana suhu udaranya cocok untuk membudidayakan anggur dan fermentasi anggur.

Anggur lokalnya, Tokachi Wine, termasuk ke dalam anomali di Jepang. Biasanya beras digunakan untuk memfermentasi anggur di Jepang, tetapi padi tidak cocok ditanam di wilayah ini. Menggunakan anggur untuk fermentasi juga bukan pilihan yang tepat, namun penduduk di sini pun melakukan sedikit eksperimen produksi dan menemukan bahwa meskipun Hokkaido memiliki curah hujan yang rendah saat musim dingin yang terlalu dingin untuk anggur, musim gugur justru menjadi waktu yang paling ideal untuk memproduksi buah anggur. Di Hokkaido, musim gugur berlangsung dalam waktu yang lama dan perbedaan suhu yang tinggi antara siang dan malam menghasilkan keseimbangan rasa asam dan manis pada buah anggur.

(Foto: Fabien Recoquille)

Tempat kelahiran Tokachi Wine, Kastel Wine Ikeda, dibangun di atas bukit dengan dihiasi pemandangan Pegunungan Hidaka yang cantik. Selama proses konstruksi, Tokachi Wine menjadi sangat populer dan lokasi di atas bukit menjadi pusat dari kebun anggur di sekitarnya. Penduduk setempat membawa lebih dari 200 tong kayu ek Prancis untuk membuat sparkling wine Jepang dengan cara yang sama seperti champagne yang dibuat di Prancis. Terdapat tur anggur di seluruh kastel yang sangat indah ini dengan pemandangan atap dan pemandangan yang luas di sekitar wilayah tersebut, serta tanaman anggur di bagian utara.

Di dalam kastel, Anda dapat mencicipi anggur dan brendi di bagian pencicipan sambil bersantai dengan menikmati pemandangan selama musim dingin. Anda juga dapat membeli berbagai macam produk khas lokal di area oleh-oleh.

Anggur asli di wilayah tersebut dibuat dengan cara pemeliharaan anggur (winegrowing) yang disebut dengan Kiyomi. Jenis budidaya ini berkembang menjadi 2 metode tambahan yang disebut Kiyomai dan Yamasachi. Masing-masing metode ini telah memenangkan banyak penghargaan nasional dan hadiah lainnya selama bertahun-tahun.

(Foto: Fabien Recoquille)

Wine Kiyomi adalah anggur asli yang dibuat dari anggur jenis Kiyomi citrus. Anggur ini terkenal sebagai anggur Tokachi yang sempurna dengan rasa yang lembut, rasa asam yang menyegarkan dan kaya akan cita rasa.

Sparkling wine dibuat dengan cara yang sama seperti champagne untuk pertama kalinya di Jepang dan cukup populer di sini. Karbondioksida alami disimpan dalam botol dari fermentasi kedua. Hal ini menciptakan sparkling wine yang mewah dan anggur bersoda yang karena umurnya yang tua, memiliki rasa yang kuat dengan aroma serta komposisi asam amino yang apik. Ini adalah minuman beralkohol yang tidak hanya enak diminum, tetapi dapat dinikmati juga sebagai teman menyantap daging atau ikan.

(Foto: Fabien Recoquille)

Cara ke sana

Kastel Wine Ikeda berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Ikeda. Anda juga dapat pergi dengan mobil dari persimpangan Ikeda jalan tol Timur selama sekitar 15 menit dan 40 menit dengan mobil dari Obihiro.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
JapanTravel Featured

Difitur di Japan Travel

Advertising feature

Tinggalkan komentar