Musim Gugur di Noritake Garden

Nikmati suasana awal Natal dengan hawa musim gugur

Oleh Novita Syaputri   27 Des 2014

Saya tidak memiliki agenda khusus di Nagoya, karena pada awalnya saya berada di kota ini hanya untuk singgah sementara sebelum kembali ke tanah air dari Bandara Centrair Chubu. Oleh karena itu, saya tidak punya jadwal pasti selama 2 hari di kota ini.

Setelah menaruh barang-barang di loker stasiun, saya melihat Me-guru Nagoya Sightseeing Bus di Stasiun Nagoya dan langsung menaikinya. Kemudian saya membeli tiket one-day pass dengan harga ¥500. Noritake Garden adalah perhentian kedua setelah Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology, dan saya langsung jatuh cinta pada taman ini. Noritake Garden siang itu sangat cantik dengan semua dekorasi Natal dan daun-daun berwarna musim gugur. Selain itu, taman ini juga sangat tenang.

Pengunjung dapat dengan bebas memasuki Noritake Garden dan menikmati semua warna khas musim gugur. Tiket masuk hanya berlaku untuk Craft Center dan Museum Noritake. Taman ini biasanya tutup setiap hari Senin (jika Senin adalah hari libur, maka hari berikutnya akan tutup) dan musim liburan Tahun Baru. Tapi jika ingin memastikan, Anda dapat memeriksa laman webnya. Brosur yang berisi keterangan lengkap tentang Noritake Garden juga tersedia untuk diunduh secara gratis.

Selain dekorasi Natal dan pepohonan berwarna kuning kemerahan khas musim gugur yang memanjakan mata, ada satu hal lagi yang menarik perhatian saya: bangunan dari bata merah. Salah satu bangunan bata merah di Noritake Garden sebenarnya adalah pabrik pertama Nippon Toki Gomei Kaisha yang dibangun pada tahun 1904 dan tetap beroperasi sampai tahun 1975. Hal ini juga melambangkan sejarah alat makan gaya Barat di Jepang.

Ada juga "Enam Cerobong Asap" (The Six Chimneys) dan "Tembok Kiln" (The Kiln Wall) yang melengkapi meriahnya Noritake Garden. "Enam Cerobong Asap" adalah peninggalan dari terowongan kiln yang dibangun pada tahun 1933 untuk memanggang keramik. Sedangkan "Tembok Kiln" merupakan semacam tembok penahan yang terbuat dari bata tua yang pertama kali digunakan sebagai dasar yang kuat dari bangunan pabrik asli. Tembok ini berisi piring yang bertuliskan nama-nama donatur dari Noritake Garden Foundation.

Jika membawa kendaraan ke Noritake Garden, Anda dikenakan biaya parkir ¥100 setiap 30 menit. Namun biaya parkir akan dibebaskan jika Anda berbelanja lebih dari ¥5.000.

Namun, bila Anda lebih memilih berjalan kaki untuk berhemat, tidak perlu khawatir. Noritake Garden terletak di daerah yang sangat strategis dan mudah dijangkau. Dari Stasiun JR Nagoya / Stasiun Meitetsu Nagoya / Stasiun Kintetsu Nagoya, Noritake Garden dapat ditempuh hanya dengan 15 menit berjalan kaki. Dari Stasiun Kamejima di Jalur Subway Higashiyama sekitar 5 menit berjalan kaki. Dan jika Anda menaiki Me-guru Nagoya Sightseeing Bus seperti yang saya lakukan, Anda hanya perlu turun di halte pemberhentian Noritake Garden.

Nikmati dan rasakan awal Natal di Noritake Garden!

Ditulis oleh Novita Syaputri
JapanTravel Member

Tinggalkan komentar