Nagoya: Seharian Bertualang

Kastil, Menara TV, dan Oasis 21

Oleh Rey Waters   

Nagoya adalah kota industri yang memberikan porsi besar dalam perekonomian Jepang. Kota ini merupakan rumah bagi Toyota, Pesawat Udara Mitsubishi, Perusahaan Pengolahan Biskuit Marukawa, Perusahaan Keramik Noritake, Industri Berat Fuji, Matsuzakaya Department Store (tertua di Jepang - yang didirikan pada tahun 1611), Brother Industries (perusahaan elektronik dan peralatan listrik), perusahaan kedirgantaraan, dan masih banyak perusahaan besar lainnya.

Kota ini juga merupakan rumah bagi Kastil Nagoya yang selesai dibangun pada tahun 1612. Saya telah mengunjungi 15 kastil yang berbeda di seluruh Jepang, masing-masing memiliki sesuatu yang unik dan yang satu ini memiliki area taman yang sangat besar. Kepemilikan berubah tangan beberapa kali oleh kaum feodal dengan klan Owari yang memegang kepemilikan kastil untuk periode yang paling lama.

Beberapa bagian dari kastil ini telah hancur akibat Perang Dunia II dan pada tahun 1959, restorasi telah usai. Pada permulaan sejarah ada banyak kebakaran yang terjadi dan sebagai hasilnya Anda akan melihat patung-patung Kinshachi (lumba-lumba mistik yang memanggil air untuk mencegah kebakaran) di seluruh kastil dan pekarangan. Mitor ini hanyalah salah satu cerita tentang Kinshachi, yang lainnya mengklaim bahwa lumba-lumba ini merupakan sebuah pertanda kekuasaan.

Di pekarangan kami menemukan pertunjukan yang bersejarah oleh beberapa bangsawan daimyo dengan genderang besar di belakangnya. Meskipun saya tidak cukup mengerti dengan bahasanya, kisahnya cukup tergambar jelas dalam alur pertunjukannya, dan saya menikmatinya bersama dengan penonton lainnya.

Anda mungkin ingin mengambil tur Kastil karena sejarahnya yang sangat menarik dan banyak yang telah terjadi sejak tahun 1612. Hampir semua yang ditampilkan memiliki lempengan penjelasan dalam Bahasa Inggris.

Jangan lupa untuk melihat sekilas ke Pohon Kacang Torreya dekat gerbang utara. Pohon ini berusia lebih dari 600 tahun dan ditetapkan sebagai monumen nasional oleh pemerintah.

Untuk tur Bahasa Inggris gratis pada hari Minggu, Senin, Rabu, atau Sabtu pada pukul 13.00, hubungi 0561-75-6977

Anda dapat menggunakan kereta bawah tanah, bus kota, atau bus wisata Me-guru dari stasiun Nagoya.

Hanya berjarak 15 menit jalan kaki dari Kastil, adalah perhentian kedua kami di Menara TV Nagoya. Di hampir semua kota di Jepang, Anda akan menemukan sebuah menara dengan sebuah dek observasi. Ini adalah cara yang bagus untuk mendapatkan penglihatan cakrawala dan melihat di mana letak tempat yang menarik.

Dek observasi ini memiliki tinggi 90 meter (295 kaki), memiliki pemandangan kota dan wilayah sekitarnya. Dari dek, Anda dapat melihat sebuah bangunan tepat di bawah menara yang terlihat seperti piring terbang dan itu adalah tempat perhentian kami berikutnya.

Oasis 21 adalah sebuah komplek taman bertingkat. Karena kami berkunjung di musim dingin maka ada tempat bermain seluncur es di tingkat bawah yang dikelilingi oleh sejumlah toko dan restoran. Kami berjalan di atap dan merasakan kengerian seolah-olah atapnya ditutupi dengan air beriak. Oasis 21 adalah perubahan langkah yang baik.

Setelah lama berjalan kami merasa lapar dan kembali menuju stasiun. Nagoya terkenal dengan lezatnya Tebasaki (sayap ayam), Ebi Goreng (Udang yang sangat besar), Miso Katsu (filet babi direndam dalam saus miso khusus), Hitsumabushi (belut yang diasinkan dan dipanggang), Miso Nikomi (Miso rebus kaldu dengan mie Udon) dan lengkap dengan Uirou (permen Jepang).

Untuk makan malam kami mencoba makanan tradisional Nagoya di sebuah restoran di gedung Lucent di seberang hotel kami. Makanannya terdiri dari Miso yang direndam dengan filet daging babi, sayap ayam, ayam dengan saus pedas, dan berbagai macam sayuran.

Nagoya menawarkan banyak atraksi hebat dan berjarak hanya 2 setengah jam naik Shinkansen dari Tokyo. Jika Anda ingin melakukannya dengan baik, rencanakan untuk tinggal dalam beberapa hari.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Febryantin Athila

Febryantin Athila @febryantin.athila

24 yo || art enthusiast || fashion designer amateur || はなみ みてたい || ^^v

Artikel asli oleh Rey Waters

Tinggalkan komentar