TeamLab Planets Tokyo

Pengalaman seni imersif yang sangat besar!

Oleh Jianne Soriano   23 Okt 2018

Dengan luas mencapai 10,000 meter persegi, teamLab Planets TOKYO menawarkan sebuah ruang besar berisi instalasi pencahayaan imersif yang sangat memukau! Semua ini dapat membuat tubuh Anda sepenuhnya terbawa ke dalam arus seni digital, membuyarkan batas antara penikmat dan karya seni yang membuat para pengunjung merasakan keterkaitan bukan hanya dengan sang karya seni digitalnya, tetapi juga dengan dunia.

Dibandingkan dengan teamLab Borderless di Odaiba, Planets TOKYO memiliki tiga konsep utama yang berfokus untuk menggaungkan diri: selalu bergerak, warna-warna berbeda, serta perubahan konstan. Sebagian besar instalasi yang ada di sini pasti menunjukkan sisi-sisi tersebut.

The Infinite Crystal Universe / teamLab,  2015-2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)
The Infinite Crystal Universe / teamLab, 2015-2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)

"The Infinite Crystal Universe" adalah sebuah instalasi interaktif yang menampilkan patung-patung cahaya serupa dengan pointilisme, yang menggunakan titik-titik cahaya serta warna untuk menciptakan sebuah gambar. Karya ini mengekspresikan konsep alam semesta melalui perubahan titik cahaya yang dapat tersebar tak terhingga ke berbagai penjuru.

Di sini, pengunjung juga dapat menggunakan ponsel pintar mereka untuk memilih apa tipe "bintang" yang mereka ingin lepaskan di dalam instalasi. Ini menunjukkan bagaimana tiap elemen saling memengaruhi sebagaimana dalam kehidupan sehari-hari.

Terbentang di sebuah area berbentuk kubah, "Floating in the Falling Universe of Flowers" menciptakan kembali sebuah tahun sensasional dari mekarnya bunga-bunga yang berubah seiring berjalannya waktu.

Floating in the Falling Universe of Flowers // teamLab, 2016-2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)
Floating in the Falling Universe of Flowers // teamLab, 2016-2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)

Pengunjung dapat berbaring, duduk atau berdiri untuk membuat diri mereka menjadi satu dengan karya seni.

Dalam "Drawing on the Water Surface" yang diciptakan oleh The Dance of Koi and People - Infinity, pergerakan koi dan bunga-bunga di atas air terpengaruh oleh keberadaan orang-orang yang berada di dalam proyeksi air itu sendiri. Ini menyorot hubungan kita dengan alam dan sekitar kita, yang menunjukkan pergerakan dan perubahan tanpa henti.

Drawing on the Water Surface Created by the Dance of Koi and People - Infinity // teamLab,  2016-2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)
Drawing on the Water Surface Created by the Dance of Koi and People - Infinity // teamLab, 2016-2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)

Karya lain yang disorot adalah "Expanding Three-dimensional Existence in Transforming Space - Free floating, 12 colors". Di sini, ruangan diisi dengan bola-bola raksasa yang mengapung dalam warna-warna berbeda. Orang-orang dapat bergerak dan ketika mereka menyentuh bolanya, warna-warna tersebut akan berubah dan mempengaruhi bola-bola di sekitarnya. Sekali lagi, ini menunjukkan pergerakan dan aksi yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitar.

Expanding Three-dimensional Existence in Intentionally Transforming Space - Free Floating, 12 Colors // teamLab, 2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)
Expanding Three-dimensional Existence in Intentionally Transforming Space - Free Floating, 12 Colors // teamLab, 2018 (Photo: teamLab Planets TOKYO)

Instalasi ini juga menunjukkan warna-warna berbeda karena warna-warna bola-bola ini adalah yang jarang kita lihat sehari-hari. Ada 9 warna baru lain termasuk cahaya dalam air, cahaya matahari di tanaman dan dedaunan plum - warna-warna yang kita lihat sehari-hari, tetapi tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata.

Karya-karya lain yang dipamerkan adalah "Waterfall of Light Particles at the Top of an Incline, Soft Black Hole dan Cold Life". Mereka juga menyerupai tiga konsep utama yang teamLab Planets TOKYO coba tunjukkan.

Catatan: teamLab direpresentasikan oleh Pace Gallery.

Cara ke sana

Located in Toyosu, the nearest stations are Shin-Toyosu (Yurikamone Line) and Toyosu Station (Yurakuro Line).

Ditulis oleh Jianne Soriano
JapanTravel Member
Diterjemahkan oleh Vicky Amin

Tinggalkan komentar