Ryokan Ryugon, Muikamachi

Ryokan vintage bergaya klasik

Oleh Rufus Starbuck   

Ryugon adalah ryokan yang benar-benar klasik. Ketika JapanTraveler melangkah ke gerbang mereka, rasanya seperti kembali ke masa lalu. Bagian tertua dari bangunan ini berusia 250 tahun. Ini merupakan bangunan rumah petani satu lantai yang telah ditambahkan selama bertahun-tahun.

Halaman depannya memiliki lubang api unggun untuk menghangatkan tamu yang kelelahan, dengan suara gemericik air yang menenangkan dari air mancur di sekitar. Kalau melintasi pijakan batu ke ruang masuk, pengunjung dapat menemukan sebuah ruang yang didominasi oleh kayu gelap dengan lampion kertas raksasa menggantung di langit-langit. Nyonya rumah yang berbalut kimono akan membawa tamu ke ruang duduk dengan bantalan di sekitar perapian khas Jepang di atas tatami. Secangkir teh hangat dan camilan akan muncul tak lama setelahnya. Dan pemanjaan pun dimulai.

Jalan menuju kamar tamunya sangat menawan. Koridor kayu gelap dengan ubin kayu membentang ke segala penjuru. Tampak tua, tapi terkesan elegan. Ada taman besar diluar dan banyak koridor yang memiliki jendela besar menghadap ke kolam juga pegunungan di belakang. Rasanya sangat menenangkan.

Ruang-ruangnya sudah didesain jauh sebelum memasukkan banyak kamar ke dalam hotel menjadi awam. Ukuran tataminya besar dengan langit-langit yang tinggi, yang meski pada malam musim gugur yang dingin, rasanya akan tetap hangat. Kamar kami memiliki kotatsu dan area duduk terpisah yang menghadap ke taman. Sebuah kaligrafi raksasa memenuhi satu sisi dinding. Perabotannya berasal dari masa-masa yang berbeda, namun tetap saja semuanya nampak harmonis dan memesona. Saya sempat melihat sekilas kamar suite nya melalui pintu yang terbuka dan kamar itu terlihat lebih besar dari kebanyakan apartemen yang pernah saya kunjungi.

Saya dilarang mengambil foto dan berseru mengenai betapa menakjubkannya semua disana, segera setelah saya tiba di dalam kamar. Mudah untuk mengatakan bahwa baik onsen di dalam maupun di luar ruang, semuanya sangat mengagumkan. Yang di luar ruang pernah menjadi sebuah setting dari iklan bir terkenal yang bukti foto-fotonya ditempel di dinding. Makan malamnya bergaya multi-course (terdiri dari banyak makanan) dengan karya seni mini pada setiap piring. Kasurnya adalah yang paling tebal yang pernah saya rasakan. Sarapannya sama enaknya, dan waktu check-out nya agak terlalu cepat bagi saya.

Tapi saya adalah penggemar berat penginapan ini. Ryugon adalah ryokan yang paling beda di wilayah ini. Menginap disini adalah sebuah jamuan. Meski hanya berjalan-jalan di sekitar penginapan saja sudah merupakan pengalaman yang berharga. Karena tempat ini sebagus itu.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Rufus Starbuck

Tinggalkan komentar