Sakura Kawazu dan Resor Tokyu

Mudah dilewatkan, mustahil dilupakan

Oleh Leslie Taylor   

Kalau Anda melintas di kota kecil Kawazu menggunakan kereta, Anda masih dapat dimaafkan kalau tidak terlalu memperhatikan tempat ini. Tersembunyi di pesisir Semenanjung Izu, kota ini terlihat serupa dengan kebanyakan kota pesisir di Jepang. Namun wujud dapat menipu. Tiap musim semi, Kawazu mengadakan acara paling spesial se-Jepang, festival sakura Kawazu.

Ketika sebagian besar negeri menunggu hingga akhir Maret atau awal April untuk merayakan mekarnya sakura, sakura di Kawazu tidak hanya mulai mekar pada Februari, tapi dapat dinikmati sepanjang bulan. Dan lagi, elemen paling unik yang dimiliki sakura jenis ini adalah warna merah mudanya yang kental. Mulai Februari hingga Maret, nuansa merah muda menyala akan menyelimuti pepohonan di Kawazu, yang kebanyakan memagari beberapa kilometer dari sungai kota. Entah dengan berjalan di sepanjang jalan setapak di kedua sisi sungai atau bersantai di tepi sungai di bawah, pengunjung akan disuguhi salah satu tontonan paling menakjubkan di Jepang, dengan kelopak-kelopak merah muda mengelilingi orang-orang di segala penjuru.

Fenomena mekarnya sakura saja sudah unik, apalagi festival yang diadakan Kawazu? Tentu saja festival ini menghadirkan nuansa festival pada umumnya dengan berbagai jajanan khas Jepang seperti yakitori dan es krim. Namun akan ada juga sajian lokal seperti tangkapan laut segar sampai sayur mayur yang dipetik dengan tangan. Para pengunjung yang ingin kabur sejenak dari kerumunan dapat menikmati pohon sakura asli Kawazu, yang berjarak tak jauh dari sungai. Lebih dari itu, pemandian air panas gratis untuk membasuh kaki tersedia untuk siapapun yang ingin beristirahat setelah berjalan kaki. Berdasarkan pengalaman saya, Anda mungkin akan ingin berlama-lama di pemandian ini!

Menurut aplikasi kesehatan dari ponsel saya, saya berjalan sebanyak 17 kilometer pada hari pertama festival, dan sepertinya akan mudah untuk mengalahkan angka itu. Setelah banyak menjelajah, mencari tempat untuk bersantai di malam hari sepertinya menjadi sebuah keharusan. Saya sangat beruntung karena dapat melewati malam di Resor Izu Imaihama Tokyu yang letaknya tak jauh dari tempat festival berada. Dengan layanan bus shuttle gratis antara Stasiun Kawazu dan resor, bermalam di tempat ini merupakan pengalaman yang nyaman dan menyenangkan. Namun tentu saja ada lebih banyak lagi elemen dari resor ini yang saya sukai.

Mulai dari arsitektur hingga pemandangan, layanan hingga perlengkapan menginap, Resor Imaihama Tokyu menyajikan pengalaman kemewahan. Saya bermalam sebagai bagian dari program "Comfort Member" milik hotel, yang mencakup beberapa tambahan fasilitas seperti diskon dan late check-out - fasilitas yang pastinya sangat Anda inginkan untuk memaksimalkan kunjungan Anda di tempat ini.

Resor Izu Imaihama Tokyu terletak tepat di jalur pantai Semenanjung Izu, dengan pantai pribadi dan pemandangan cantik di dalamnya. Meski pada saat itu cuaca sedang mendung, pemandangan yang saya lihat sangatlah spektakuler (saya pun jadi penasaran bagaimana pemandangannya kalau cuaca sedang baik). Dan meski pasir serta ombak bukanlah sesuatu yang Anda sukai, resor ini menawarkan berbagai macam hal lainnya.

Bagian yang paling saya sukai dari resor ini adalah onsen alias pemandian air panasnya. Mungkin wisatawan asing akan merasa malu saat pertama kali masuk, namun ketika sudah melewati tahapan ini, sebuah dunia relaksasi yang baru telah menanti. Duduk di kolam air panas, rasa lelah dan pegal yang ada di tubuh ini akan sirna seketika. Resor ini memiliki pemandian luar ruang yang menempel, dimana Anda dapat menikmati air panas alami dengan latar suara ombak berdebur di pantai dekat hotel.

Tentu saja, pengalaman menginap di resor tidak akan sempurna tanpa kehadiran hidangan yang lezat, dan Resor Imaihama Tokyu sudah siap untuk memukau para tamunya. Saya menikmati restoran Perancis "Shangri La", yang menyajikan beragam masakan mulai dari daging sampai pressé de colocase - masakan yang kaya akan rasa dan warna. Restoran lainnya yang ada di sini adalah restoran "Azuma" dengan hidangan khas Jepang, dan restoran "Maikohama" dengan menu andalan steak. Dengan area lounge dan sajian lainnya, dapat dipastikan panca indera Anda akan sangat dimanjakan. Jangan lewatkan sarapan bergaya buffetnya juga ya - sebuah cara yang tepat untuk mengawali hari penjelajahan Anda.

Masih ada banyak lagi yang ingin saya ceritakan baik dari festival maupun resornya, namun ringkasnya: perjalanan ke festival sakura Kawazu sangat cocok untuk dipadukan dengan menginap di Resor Izu Imaihama Tokyu. Memang, kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka menawarkan lebih banyak hal untuk wisatawan, namun perjalanan semacam ini tidak mudah Anda temukan di sekitar kota-kota itu. Dan apa yang saya katakan sebelumnya ternyata benar: kota kecil Kawazu bisa saja dengan mudah terlewatkan. Namun kalau Anda menikmati perjalanan di sini, dapat saya pastikan akan menjadi pengalaman yang mustahil untuk dilupakan.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Leslie Taylor

Tinggalkan komentar