Tur Bus Amfibi di Odaiba

Persiapan Tokyo menyambut turis tahun 2020

 Oleh Tyra 'nell Pille-Lu   26 Feb 2018

Pariwisata Jepang tengah berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade yang akan diadakan pada tahun 2020. Karena itu, baru-baru ini tur bus amfibi baru saja diluncurkan untuk melayani jumlah wisatawan asing yang diperkirakan akan meningkat pada saat acara-acara besar itu berlangsung.

Bus yang diberi nama "Tokyo no Kaba" atau "Tokyo's Hippo" ini adalah sebuah bus dengan panjang 12 meter yang dapat beroperasi baik di darat maupun di air. Bus ini mulai beroperasi pertama kalinya di Teluk Tokyo sejak bulan lalu.

Tur yang berdurasi 45 menit ini memiliki rute mengelilingi bangunan-bangunan kantor dan kompleks berbagai macam tempat hiburan yang ada di Odaiba. Setelah mengelilingi area daratan, bus ini kemudian menuju perairan dan melalui Rainbow Bridge atau Jembatan Pelangi yang membentang di Teluk Tokyo.

Bus dengan tempat duduk berjumlah 38 buah ini didesain oleh Eiji Mitooka, yang dikenal sebagai desainer untuk kereta, dengan desainnya yang paling terkenal yakni kereta cruise mewah bernama "Seven Stars Kyushu".

Karena tur ini dirancang untuk pengunjung asing, maka sudah tentu informasi mengenai tur ini disediakan dalam berbagai macam bahasa. Bahasa yang disediakan antara lain adalah Bahasa Inggris, Korea, Thailand, Mandarin, dan Indonesia!

Tur ini dimulai dari terminal bus yang ada di Aqua City di Odaiba. Dalam satu hari, tur ini beroperasi sebanyak tujuh kali. Tur ini beroperasi setiap hari kecuali hari Rabu dan saat cuaca sedang tidak baik. Harga tiketnya dijual sebesar ¥3,500 untuk dewasa dan siswa sekolah menengah, ¥1,700 untuk anak usia 4 tahun hingga siswa sekolah dasar, serta ¥500 untuk anak-anak berusia dibawah 4 tahun.

Cara ke sana

Aqua City hanya berjarak satu menit dari Stasiun Daiba yang ada di Yurikamome Monorail, atau berjalan kaki selama enam menit dari Stasiun Tokyo Teleport di Jalur Rinkai.

Ditulis oleh Tyra 'nell Pille-Lu
JapanTravel Member
Diterjemahkan oleh Odilia Sindy Okinawati

Tinggalkan komentar