DMM Planets x TeamLab di Odaiba

Perpaduan teknologi dan seni dalam suguhan mempesona

Oleh Sophia Warren   

TeamLab, berkolaborasi dengan DMM Planets, berhasil menciptakan sebuah instalasi karya seni menakjubkan untuk festival musim panas Fuji TV. Dengan biaya masuk ¥2000, pengunjung bisa merasakan seni interaktif yang terasa dari dunia lain yang terdiri dari perpaduan cahaya, musik, dan karya seni digital untuk memanjakan indera kita di pameran yang bertema 'A World of Wonders.'

TeamLab merupakan sebuah kolaborasi, hasil dari eksperimen para kreator dan teknisi yang menggabungkan seni, teknologi, dan sains. Kerja sama ini menghasilkan suatu kreasi dan presisi yang bisa membuat semua orang kagum. Pameran khusus ini menyoroti karya TeamLab yang paling populer, seperti Crystal Universe.

Jangan kaget bila tiba-tiba anda menangis waktu melihat Crystal Universe yang terletak di ruangan utama. Barisan demi barisan cahaya ditata dengan beragam bentuk dan rangkaian, membuat lintasan untuk para pengunjung berjalan di antara lampu-lampu cahaya. Tembok dan lantainya terbuat dari kaca, menimbulkan ilusi seperti cahaya lampu tanpa batas. Lampu-lampu cahaya berganti warna dan meredup di bagian instalasi yang berbeda sesuai dengan pergantian musik, bahkan berkelap-kelip mengikuti iramanya. 

Setelah mengambil beberapa gambar sambil mengagumi karya seni ini, banyak pengunjung memilih untuk duduk bersandar di tembok sembari menikmati light show dari awal hingga akhir. Walau pengunjung bisa saja duduk sambil mengamati Crystal Universe, masih banyak pameran- pameran lain yang menunggu untuk kita nikmati. Bersiaplah untuk basah-basahan jika ingin melanjutkan ke instalasi selanjutnya (juga beberapa jalan di antaranya), karena ruangan selanjuntya akan dipenuhi air setinggi lutut.

Gambar bunga-bunga dan ikan koi yang sedang berenang dengan malasnya diproyeksikan ke permukaan air, menghasilkan nuansa bebas. Bagi pengunjung yang khawatir akan menjatuhkan barang ke air, para pengunjung akan diberi wadah plastik sebelum memasuki area untuk menyimpan telepon genggam dan barang berharga lainnya dengan aman. Sepatu dan kaos kaki juga harus dilepas dan disimpan di locker sebelum memasuki pameran ini.

Setelah melewati beberapa koridor dengan sejumlah sensori surprise, fitur utama terakhir yang bernama "Floating in the Falling Universe of Flowers" merupakan pameran yang paling membuat rileks. Bean bags  dan bantal bertebaran di lantai untuk para pecinta seni bersandar selagi melihat proyeksi digital bunga-bunga dan binatang berukuran besar berjatuhan dari langit-langit. Lebih uniknya lagi, penyelenggara pameran membuat proyeksi bunga dan binatang yang baru untuk setiap pameran, membuat pengalaman setiap kita berbeda dan unik.

Falling Universe benar- benar pengalaman yang membuat rileks, pameran ini merekreasi siklus mekarnya bunga dalam setahun. Bagi pengunjung yang mempunyai applikasi QR Code di telepon genggam juga bisa berinteraksi dengan ruangan ini dengan memproyeksikan kupu-kupu ke layar yang ditempel di kubah. TeamLab selalu berusaha untuk membuat kreasi dan pameran baru, baik sementara maupun permanen, di Tokyo dan seluruh Jepang. Jika kamu masih belum puas dengan pameran kolaborasi yang ini, ada kemungkinan TeamLab akan datang ke kota-mu juga lho! Ikuti terus perkembangan TeamLab di website dan akun media sosialnya!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Natasha  Dea

Natasha Dea @natasha.dea

Artikel asli oleh Sophia Warren

Tinggalkan komentar