Hisami

Restoran yang nyaman di sudut yang tenang di Kumamoto

Oleh Mandy Bartok   

Sangat mudah untuk mengabaikan Hisami, tersimpan di sebuah bangunan yang mencolok di sudut yang tenang di lingkungan Nagamine Kumamoto. Cukup jauh dari jalan raya utama dari Rt 232 dan tampak lebih seperti rumah tetangga Anda, tanda kecil dan bahkan papan menu yang lebih kecil mengindikasikan makanan yang bisa ditemukan di dalamnya.

Hisami hanya memiliki empat meja di ruang makan yang nyaman yang tertutup tatami. Mantan pemilik juga merupakan pelayan dan koki, dan dia bahkan tidak akan meminta Anda untuk memilih makanan Anda karena memang tidak ada pilihan. Dengan satu set makanan yang disajikan sehari, dia hanya akan mengkonfirmasi berapa banyak orang yang mau pesan sebelum menuju dapur. Suara yang tenang dari rekaman musik shamisen menutupi suara yang terjadi di dapur (tempat ini cukup kecil) dan di musim dingin, dengan penuh pertimbangan pemanas ditempatkan di tempat yang paling dekat dengan pengunjung yang duduk. Jika meja penuh, namun, mungkin sebaiknya Anda pesan terlebih dahulu. Makanannya sangat enak dan disajikan oleh satu wanita.

Makan siang khususnya seharga ¥ 1.000. Makanannya berubah setiap harinya dan tergantung pada musim. Pada bulan Desember baru-baru ini, saya dan keluarga saya makan ikan air tawar laut yang segar yang direbus dalam kecap manis dan ramuan mirin, salad akar sayuran dengan potongan tipis daging sapi, salad akar teratai pedas dan daikon yang direbus. Sebuah kroket unik – digabung dengan kentang dan jamur lokal - disajikan dengan saus tomat, di samping alas kubis yang dirobek dan jamur tempura yang sangat enak. Ini semua digabung dengan semangkuk kecil sup miso dengan tahu, porsi nasi yang besar dan sepiring acar. Jika itu tidak cukup, pemilik akan terus-menerus menanyakan apakah Anda membutuhkan nasi lagi, dan dia tidak malu menambahkan nasi lagi di atas mangkuk Anda jika Anda mengatakan ya. Makanan penutup adalah sepiring apel segar yang dikupas dan kopi, dan seluruh makanan ditemani oleh sepanci teh yang agak besar.

Hisami juga menyediakan makan malam, dengan harga hanya dua kali lipat dari harga makan siang. Saya tidak yakin apakah porsi makanannya jadi dua kali lipat, tapi saya akan kembali tidak lama lagi untuk makan siang yang sangat enak.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Annisa Maghfirah

Annisa Maghfirah @annisa.maghfirah

Artikel asli oleh Mandy Bartok

Tinggalkan komentar