Tanabata Festival di Kuil Zojoji

Menggantungkan warna warni pengharapan di Kuil Zojoji

Oleh Fransiska Ken   5 Jul 2015

Adalah sebuah perayaan tahunan di Jepang yang diangkat dari sebuah legenda kisah percintaan sepasang kekasih yang hanya dapat bertemu satu tahun sekali pada malam yang dikenal sebagai malam pertemuan dua bintang atau Tanabata Festival. Diyakini sepasang kekasih yang bernama Orihime dan Hikoboshi ( atau dikenal dengan nama Altair dan Vega) dipisahkan oleh Bima Sakti dan hanya dapat bertemu setiap tanggal 7 di bulan ke tujuh. Sesuai dengan penanggalan lunar, perayaan ini bisa terjadi di bulan Juli atau Agustus.

Festival yang identik dengan dekorasi warna warni ini tidak lepas dari nuansa romantik. Salah satu tradisi yang dilakukan adalah menulis sebuah keinginan ataupun sebaris puisi pada secarik kertas berwarna warni (Tanzaku) dan mengikatkannya pada sebatang pohon dengan harapan akan terkabul. Tentu saja kegiatan ini banyak diminati oleh anak-anak muda dan remaja. Setelah selesai perayaan, pohon itu kemudian akan di bakar atau dihanyutkan ke sungai apabila dekornya berbentuk lain.

Hampir seluruh kota di Jepang merayakan festival ini dengan kreasi yang berbeda-beda. Mereka bahkan seringkali berlomba menampikan dekorasi yang paling menarik. Tidak hanya sekedar menggantung Tanzaku di pohon bambo namun menjadikan dekorasi raksasa. Pusat-pusat perbelanjaan dan jalanan adalah tempat yang paling ramai dengan hiasan menyambut Tanabata.

Tanabata sendiri pada dasarnya merupakan budaya yang dibawa dari China, yang kemudian berkolaborasi dengan kebudayaan Jepang. Sehinga terkadang dalam perayaan ini juga di padukan dengan tradisi perayaan Jepang lainnya seperti O-bon atau melarungkan lentera atau lampion ke sungai

Perayaan Tanabata pada tahun 2015 jatuh di bulan Juli. Sebagian masyarakat Jepang sudah mulai merayakan dari awal bulan. Salah satu tempat dimana kita bisa ikut merayakannya adalah di Kuil Zojoji yang terletak di Kawasan Minato-ku. Kuil Zojoji adalah sebuah Kuil Budha yang terletak di tengah- tengah Shiba Koen ( Shiba Park) dan tidak jauh dari Tokyo Tower yang menjadi simbol kota Tokyo. Kuil ini menjadi sangat strategis karena kita bisa langsung mendatangi tiga tempat sekaligus yaitu Taman Shiba, Tokyo Tower dan Zojoji Temple itu sendiri. Cara termudah menuju kesini adalah dengan berhenti di Stasiun Onarimon atau ShibaKoen dan kemudian berjalan kaki menyusuri taman. Tentu saja seperti kita tahu bahwa Jepang adalah negara dengan empat musim maka suasana di sini akan berbeda warna tergantung musim. Anda tinggal memilih ingin nuansa pink sakura, hijau di musim gugur atau kuning kemerahan di musim gugur.

Ditulis oleh Fransiska Ken
JapanTravel Member

Tinggalkan komentar