Burger Hijau Nabati MOS

1.300 restoran menyambut pengunjung di seluruh Jepang

Oleh Sébastien Duval   

Pertama di Jepang: MOS Burger meluncurkan burger 100% nabati berskala nasional pada 21 Mei 2020 untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi wisatawan mancanegara serta penonton Olimpiade & Paralimpiade Tokyo 2021, juga untuk membantu tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan mempromosikan gaya hidup sehat dan sejahtera (SDG # 3) sebagai pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan (SDG # 12). Para vegan, vegetarian, serta wisatawan di Jepang yang peduli lingkungan dan sadar akan pentingnya kesehatan akan menyukai penyajian serta rasa dari burger baru ini!

Bahan-bahan & Rasa Baru

Di poster mereka dijelaskan kalau MOS Plant-Based Green Burger atau Burger Hijau Nabati adalah "Burger yang terbuat dari sayuran dan biji-bijian yang bahan utamanya tidak mengandung bahan-bahan hewani", namun tidak menyertakan kata "vegan" karena burger hijau mereka tidak dimasak pada wajan terpisah ataupun menggunakan peralatan masak yang berbeda. Penjelasan di siaran pers yang dalam Bahasa Jepang lebih jelas, menerangkan kalau resep mereka tidak mengandung bahan hewani sama sekali (contoh: burger hijaunya adalah burger vegan). Menariknya, dalam informasi mereka itu juga menyatakan kalau burger mereka dibuat untuk para fleksitarian.

Poster yang membingungkan
Poster yang membingungkan (Foto: Sébastien Duval)

Green Burger benar-benar berwarna hijau berkat pure bayam yang digunakan untuk membuat roti burgernya. Patty tebalnya terbuat dari kedelai, konyaku (konjac), dan kubis yang dilengkapi dengan irisan tomat segar, selada renyah, dan saus tomat lezat. Para penganut agama Buddha akan menyukai absennya 5 umbi-umbian berbau tajam: kucai, bawang putih, daun bawang, bawang merah, dan lokio. Sayuran segar mereka dipasok oleh 3.000 petani dari seluruh Jepang.

Green Burger Nabati MOS
Green Burger Nabati MOS (Foto: Sébastien Duval)

Saya mencoba Green Burger di restoran MOS Burger Hashimoto 3-Chome seminggu setelah peluncurannya; burgernya tampak seperti burger daging, tidak kering, memiliki tekstur yang bagus, dan enak dengan rasa original yang tidak terlalu berasa daging. Baik pencinta sayuran maupun bukan pasti akan menyukainya, jadi jangan ragu untuk memesan satu atau dua selama perjalanan Anda di Jepang! Namun, orang yang biasanya makan dalam porsi besar mungkin menganggap ukuran burgernya agak kecil.

Tes rasa... Enak!
Tes rasa... Enak! (Foto: Sébastien Duval)
Bagian dalam Green Burger MOS.
Bagian dalam Green Burger MOS. (Foto: Sébastien Duval)

Tips Perjalanan:

  • Jika Anda membeli burger untuk dibawa pulang, harganya akan lebih murah karena sistem pajak konsumsi Jepang (¥538 + 8% dibandingkan 10% jika dimakan di tempat).
  • Hati-hati dengan saus/taburannya, terutama jika Anda makan dengan anak kecil atau memakai pakaian yang bagus.
  • Minuman musiman MOS Burger patut dicoba. Ale lemon jahe dengan jeruk Setouchi Hassaku yang saya pesan sangat enak!
Green Burger + kentang goreng + ale lemon jahe dengan jeruk Setouchi Hassaku
Green Burger + kentang goreng + ale lemon jahe dengan jeruk Setouchi Hassaku (Foto: Sébastien Duval)

Restoran-restoran MOS Burger

MOS Burger adalah waralaba restoran cepat saji yang didirikan di Tokyo pada tahun 1972 dan memiliki 1.300 restoran di seluruh Jepang, serta 370 cabang di Australia, China, Indonesia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan masih banyak lagi. "MOS" merupakan singkatan dari Mountain (Gunung), Ocean (Lautan), Sun (Matahari); "Berdiri tegak dan kokoh seperti Gunung, memiliki hati yang luas dan sedalam Lautan, dan memiliki semangat seperti Matahari yang tidak pernah padam"!

Pintu masuk restoran Mos Burger Hashimoto 3-Chome
Pintu masuk restoran Mos Burger Hashimoto 3-Chome (Foto: Sébastien Duval)

Menu tersedia dalam berbagai bahasa. Selain itu, pembayaran dengan kartu kredit dan uang elektronik juga diterima. Sebagian besar restoran mereka menyediakan Wi-Fi gratis dan colokan listrik. Staf mereka umumnya ramah-ramah. Rincian terkait alergi di seluruh menu yang dijelaskan dalam Bahasa Inggris yang bisa diunduh!

Selain burger hijau (satu-satunya produk vegan), MOS Burger menawarkan beragam burger non-vegan klasik & original: burger keju, burger teriyaki, burger nasi tempura udang MOS (lapisan nasi sebagai pengganti roti), Burger Yasai MOS seri "Natsumi" (dibungkus dengan selada tidak dengan roti - "yasai" berarti "sayuran" dalam Bahasa Jepang), dll.

Berbagai burger non-vegan klasik dan original
Berbagai burger non-vegan klasik dan original (Foto: Sébastien Duval)

Coronavirus: Tindakan untuk Membuat Anda Lebih Aman

Pengalaman saya di Prefektur Kanagawa menunjukkan bahwa MOS Burger dan stafnya melakukan yang terbaik untuk memastikan keamanan pengunjung mereka. Beberapa tindakan yang mereka terapkan selama pandemi virus corona di antaranya:

  • Hand sanitizer di pintu masuk.
  • Lembaran plastik transparan di antara pengunjung dan staf yang terdapat di konter.
  • Staf memakai masker.
  • Separuh dari kursi ditandai dengan tanda silang yang tidak boleh digunakan untuk memastikan social distancing.
  • Nampan harus ditinggalkan di atas meja setelah makan untuk menghindari orang-orang berpindah (staf akan mengurus semuanya).
Hand sanitizer
Hand sanitizer (Foto: Sébastien Duval)
Konter dengan pemisah plastik transparan
Konter dengan pemisah plastik transparan (Foto: Sébastien Duval)
Untuk social distancing
Untuk social distancing (Foto: Sébastien Duval)

Semoga liburan Anda di Jepang menyenangkan!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Permata Dian

Permata Dian @permata.dian

I've been in love with everything related to Japan since I was child. 

Artikel asli oleh Sébastien Duval

Tinggalkan komentar