Kapal Feri Yakushima - Kagoshima

Cara santai untuk mencapai pulau hutan

Oleh Peter Sidell   

Jika Anda berencana bepergian ke Yakushima, ada beberapa cara berbeda untuk sampai ke sana: Anda bisa terbang naik hydrofoil yang lincah atau, jika Anda seperti saya, naiklah kapal feri. Ini adalah pilihan paling lambat tetapi, dengan ¥9,200 untuk perjalanan pulang-pergi (¥7,900 di luar musim libur), cara ini juga jadi yang termurah.

Kapal berangkat pukul 8:30 setiap pagi dari dermaga selatan Pelabuhan Kagoshima, tiba di Miyanoura pada pukul 12:30, kemudian berangkat dari sana satu jam kemudian untuk kembali ke Kagoshima pada pukul 5:40. Ada sedikit toko cenderamata dan makanan ringan di setiap terminal, sementara Miyanoura juga memiliki kantor informasi turis dengan jadwal bus Bahasa Inggris dan selebaran tentang atraksi pulau seperti Yakusugi dan "Hutan Mononoke" di Shiratani Unsuikyo.

Saya naik ke kapal dan disambut oleh staf berseragam, lalu pergi ke konter resepsionis untuk menukar sebuah voucher dengan roti gulung di kantor tiket. Ada lebih banyak informasi di sini tentang Yakushima, dan ada peta pulau yang dijual.

Saya menjelajahi kapal dan berbagai fasilitasnya, ada beberapa kamar dan kabin anak-anak, ada sebuah teater yang saya bayangkan hanya digunakan selama pelayaran malam hari, toko yang menjual makanan ringan, minuman ringan, dan cenderamata, mesin penjual bir otomatis, sebuah bar mie kecil, dan sebuah ruangan kecil dengan mesin slot dan permainan arkade dengan gaya anak-anak. Saya benar-benar duduk di salah satu ruang tunggu dan kembali untuk menikmati perjalanan.

Perjalanan keluar saya cukup mulus, dan saya bisa berdiri di dek luar dan menikmati pemandangan pulau-pulau pesisir dan angin di kejauhan saat kami berjalan ke selatan melalui Teluk Kagoshima. Begitu kami mencapai laut lepas, angin bertiup kencang, jadi saya hanya tinggal di dalam dan mengagumi laut melalui jendela.

Perjalanan pulang sedikit lebih kasar karena dengan gelombang besar setinggi empat meter selama sekitar setengah perjalanan, yang menjelaskan mengapa meja dan kursi di ruang tunggu diamankan ke lantai dengan kabel. Saya menemukan ruang terbuka yang lebih besar dari depan feri dan bergabung dengan penumpang lain yang berbaring di sana sampai kami mencapai air yang lebih tenang. Akhir dari perjalanan ini baik-baik saja, dan duduk di ruang depan sambil mengamati melalui jendela depan saat lampu Kagoshima mendekat.

Menuju ke Yakushima memiliki nilai kecepatan dan biaya yang seimbang. Jika Anda tidak sedang terburu-buru maka kapal feri adalah pilihan yang ideal.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Novia Mardasari

Novia Mardasari @novia.mardasari

From Indonesian. Always has reason to visit Japan every year. I'm particularly fond of exploring off the gardens, tea houses, unique dessert, place with good view for enjoy the tea hahaI love learn new things and travelling. My life goal is to learn as many languages as possible! (and visit so many country, of course:) )I like Dango, Berries and Matcha !!!!!!

Artikel asli oleh Peter Sidell

Tinggalkan komentar