Stasiun Asahikawa

Pintu masuk ke Daisetsuzan & Asahikawa Zoo

Oleh Febry Fawzi   11 Okt 2015

Sebagai pintu masuk menuju Asahidake atau Taman Nasional Daisetsuzan, pastinya kota Asahikawa menjadi lokasi yang strategis bagi para turis. Terutama pada stasiunnya karena kereta merupakan salah satu moda transportasi utama di Jepang. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Asahikawa, saya sudah terkagum-kagum dengan Stasiun Asahikawa. Tak hanya besar dan megah namun stasiun ini serba lengkap.

Setibanya saya di Bandar Udara New Chitose, Sapporo, saya langsung menyegerakan diri untuk membeli tiket kereta ke Kota Asahikawa. Meskipun kereta datang setiap setengah jam sekali namun saya tetap ingin cepat-cepat tiba di Asahikawa karena ingin melihat-lihat kehidupan malam di kota terbesar kedua di Hokkaido itu. Dengan kereta Super Kamui, akhirnya saya meluncur ke Kota Asahikawa. Perjalanan sangat mulus dan sepanjang perjalanan hanya gelap dan sedikit lampu di kejauhan. Dalam hati saya berkata “selamat datang di Hokkaido”.

Cukup menempuh waktu 2 jam 30 menit akhirnya saya tiba di Stasiun Asahikawa. Malam itu saya langsung disambut oleh udara dingin Hokkaido di awal musim gugur. Begitu turun peron, saya langsung terkesima oleh sentuhan desain stasiun ini. Rasa-rasanya stasiun ini baru saja direnovasi. Setelah cari tahu ternyata stasiun ini memang baru direnovasi sejak 10 Oktober 2010 dan selesai pada musim gugur 2011. Sentuhan kayu-kayu pada dindingnya yang ditembakkan lampu berwarna kuning membuat suasana menjadi hangat. Saya rasa memang kesan inilah yang dibutuhkan dari Stasiun Asahikawa, mengingat kota ini berada di tengah pulau Hokkaido yang bisa berubah jadi Negara Salju setelah lewat bulan November.

Pemandangan luar stasiun juga sangatlah memukau, terlebih saat malam. Stasiun ini dilapisi oleh dinding kaca dan membuatnya transparan. Terlihat dari kejauhan, stasiun ini seperti memiliki cahaya hangat di dalamnya dan mengundang setiap orang di luar untuk masuk ke dalam.

Dari stasiun ini, Anda bisa menikmati kota Asahikawa dan berkunjung ke objek wisata terkenal seperti Kebun Binatang Asahikawa. Selain itu, Anda juga bisa menyambung kereta lainnya untuk pergi ke Furano. Kalau saya, tujuan utama saya saat itu adalah untuk mendaki Gunung Asahi di Taman Nasional Daisetsuzan. Kebetulan tiba saat malam hari, jadi saya juga punya alasan untuk menginap di Kota Asahikawa, berjalan saat malam, dan menikmati kota saat pagi hari.

Selain fasilitas umum sebuah stasiun seperti loket pembelian tiket dan agen tour & travel, Anda juga bisa berkunjung ke pameran atau museum mini yang memamerkan kebudayaan asli suku Ainu di Hokkaido. Selain itu kalau mau belanja oleh-oleh juga bisa. Tak ketinggalan, stasiun ini memiliki akses ke mall yang ada di sebelahnya.

Ditulis oleh Febry Fawzi
JapanTravel Partner

Tinggalkan komentar