Museum Kecap Kikkoman

Tur ke pabrik yang merangsang indera

Oleh Elizabeth Scally   

Noda adalah "Kota Kecap'. Pada Zaman Edo di tempat yang sekarang adalah Kota Noda, perusahaan-perusahaan kecap rumahan yang dikelola oleh keluarga bergabung untuk membuat merek kecap terkenal di dunia, Kikkoman. Logonya mudah dikenali yaitu berupa gambar kura-kura yang mana dipercaya sebagai peruntungan, dan kata 'man', yang berarti sepuluh ribu.

Pabrik ini menyediakan tur yang dipandu pada jam-jam tertentu setiap harinya. Sebaiknya lakukan reservasi sebelum Anda pergi. Anda juga bisa menjelajah sendiri di dalam pabrik dan melihat berbagai macam barang-barang yang dipajang.

Tur ini akan menstimulasi semua indera Anda, diawali dengan video presentasi tentang sejarah pabrik kecap di Jepang. Termasuk dengan proses pembuatan saus mulai dari gandum, kacang-kacangan, dan koji, jamur yang menyebabkan fermentasi.

Waktu yang dibutuhkan untuk berkeliling pabrik ini kira-kira selama satu jam. Pengunjung akan melihat pekerjaan pabrik yang menggunakan mesin dalam Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris, mengamati bahan mentah, membaca proses yang ada di papan besar, dan mencium aroma kecap yang sedang difermentasi.

Diluar pabrik utama terdapat goyogura di mana pabrik ini memproduksi berbagai macam kecap spesial untuk raja. Goyogura dapat diakses dengan jembatan berwarna merah terang. Jembatan dan taman ini adalah tempat yang menarik untuk berfoto di segala musim.

Setelah selesai melakukan tur, Anda dapat merasakan berbagai macam kecap yang ada. Cobalah kraker beras sembei panggang dengan rasa kecap di Meme Cafe. Menu favorit di kafe ini adalah es krim kecap lembut, dengan rasa manis dan gurih. Toko souvenir yang ada di sebelah kafe menjual berbagai macam pernak-pernik, kecap edisi tertentu, dan makanan manis.

Tur ini mudah dijangkau, dan cocok untuk keluarga. Ketika Anda berkunjung, silahkan menuju ke pintu masuk pabrik. Staf akan memberikan selebaran yang berisi perlombaan stempel. Lengkapi perlombaan tersebut untuk mendapatkan hadiah.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Odilia Sindy Okinawati

Odilia Sindy Okinawati @odilia.djoenar

Travel is my soul!

Artikel asli oleh Elizabeth Scally

Tinggalkan komentar