Mikan Country di Tanabe, Wakayama

Bisnis lokal di Fasilitas Wisata Hijau Akizuno Garten

Oleh Cathy Cawood   

Kota Tanabe terletak di tengah Wakayama, dikelilingi oleh pegunungan, Kanal Kii, dan Shirahama. Daerah tersebut memiliki iklim yang hangat dan curah hujan yang baik, tetapi kekurangan lahan datar sehingga kurang baik untuk menanam padi. Di bagian timur Tanabe, sebuah daerah bernama Kamiakizu menjadi terkenal sebagai penghasil mikan (jeruk mandarin). Jatuhnya harga selama tahun 1950-an menyebabkan petani di daerah tersebut melakukan diversifikasi dan sekarang daerah tersebut menghasilkan beberapa varietas jeruk sepanjang tahun. Mereka juga aktif mengembangkan varietas buah jeruk yang baru. Persik, plum, dan ume (plum Jepang) juga ditanam di sini.

Kamiakizu, Kota Tanabe
Kamiakizu, Kota Tanabe

Atraksi Utama di Tanabe

Rute ziarah Warisan Dunia Kumano Kodo dapat diakses dengan jalan setapak 10 km, dimulai di Kamiakizu yang dikenal sebagai Nejiki-no-Sugi. Ada banyak kuil dan tempat pemujaan yang menarik di sepanjang jalan setapak, dan tentu saja banyak alam yang indah. Jalur ini bertemu dengan Kumano Kodo di Shiomi-toge.

Kizetsukyo
Kizetsukyo

Kamiakizu juga sangat dekat dengan Nanki Shirahama Onsen, yang dianggap sebagai resor pemandian air panas paling populer di Jepang. Kota ini memiliki pantai berpasir putih yang menakjubkan serta berbagai pilihan mata air panas dan pemandian kaki.

Festivalnya selalu menyenangkan. Jika Anda berencana untuk berada di area tersebut pada 24-25 Juli, Anda dapat melihat festival musim panas tahunan Kuil Tokei. Festival ini telah diadakan selama sekitar 460 tahun dan mencakup parade kendaraan hias dan ritual Shinto saat fajar.

Pelopor Bisnis Sosial

Komunitas pedesaan di seluruh Jepang sedang menurun, tetapi di Kamiakizu populasinya meningkat selama beberapa tahun terakhir, dengan 30% rumah tangga terlibat dalam pertanian. Komunitas bersatu dan mendirikan pasar petani, pabrik jus, dan fasilitas pariwisata hijau Akizuno Garten. Ini semua adalah bisnis sosial yang diciptakan dengan investasi dan partisipasi penduduk lokal. Daerah tersebut dianggap sebagai contoh sukses masyarakat pedesaan.

Akizuno Garten

Nama "Akizuno" adalah nama lama untuk wilayah Kamiakizu. Akizuno Garten bertempat di sebuah gedung sekolah kayu yang telah direnovasi. Ada beberapa aspek dalam bisnis yang dijalankan komunitas ini, yaitu restoran para petani, penginapan untuk para pengunjung, pusat pendidikan untuk belajar tentang menanam mikan, kafe bernama Valencia Batake yang juga menjalankan toko selai dan pembuatan makanan manis, taman komunitas, dan kebun mikan "miliki pohon mikan sendiri". Dengan biaya tahunan, pohon-pohon dirawat sepanjang tahun, dan pemilik dikirimkan 50 kg jeruk mikan pada saat panen.

Unshu mikan
Unshu mikan

Terhubung dengan warisan Kamiakizu dengan mencoba beberapa pengalaman pertanian di sini sendiri, dari menghadiri dan memanen pohon mikan dan pohon ume (plum), serta aktivitas lain seperti memanen kentang dan sayuran lainnya.

Restoran Para Petani, Mikan Batake

Di masa lalu, orang-orang membuat makanan dari bahan-bahan segar yang biasanya dikumpulkan dengan radius 4 kilometer dari rumah mereka, dan ini adalah dasar dari "masakan daerah". Tipenya adalah "slow food", sehat, dan sangat lezat. Itulah jenis makanan yang bisa Anda harapkan di restoran petani ini.

Komunitas menyewa dan dihidupkan kembali pertanian yang ditinggalkan. Bahan-bahannya berasal dari pertanian dan pasar petani setempat, sehingga semua sayurannya segar dan pilihannya berubah seiring musim. Para juru masaknya adalah wanita lokal dan mereka pandai dalam apa yang mereka lakukan!

Makan siang berupa buffet seharga ¥950, tersedia antara 11:30 dan 14:00 pada hari kerja (dari 11:00 pada akhir pekan / hari libur), dengan lebih dari 30 hidangan berbeda. Anda tidak perlu memesan tempat, tetapi dibatasi hanya 100 orang per hari.

Menginap di Akizuno Garten

Sebuah bangunan kayu di halaman Akizuno Garten menawarkan akomodasi yang nyaman dalam kamar tatami bergaya Jepang. Ada kamar 4 orang dan 8 orang. Setiap kamar tatami dilengkapi dengan bak mandi, toilet, baskom tangan, brankas, AC, pengering, dan kipas ventilasi, dan para tamu disediakan sikat gigi, handuk muka, handuk mandi, dan yukata (khusus ukuran dewasa).

Kamar-kamarnya merupakan pilihan ekonomis jika Anda bepergian dengan kelompok atau keluarga. Dengan tarif mulai dari ¥3,700 per orang untuk grup yang terdiri dari 4 orang atau lebih.

Diskon tersedia untuk anak-anak. Selain itu, ada biaya ¥1,600 untuk penggunaan kasur futon (yang dibutuhkan kebanyakan orang). Anda dapat memesan sarapan dan makan malam dengan biaya tambahan jika Anda suka. Tarif lebih tinggi pada waktu puncak liburan yaitu Obon pada bulan Agustus, dan pada Tahun Baru.

Pemesanan dapat dilakukan hingga 4 bulan sebelumnya. Pesan dalam bahasa Inggris di sini.

Cara ke sana

Dengan Mobil: Jalan Tol Nippon Barat. IC terdekat adalah IC Nanki-Tanabe. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam dari Osaka ke utara, dan ada biaya jalan raya.

Dengan Kereta: Via jalur JR Kuroshio: Shin-Osaka ke Kii-Tanabe (sekitar dua setengah jam) atau Stasiun Kyoto ke Kii-Tanabe (sekitar tiga jam)

Dengan Bus Express Highway: Dari Kyoto atau Osaka ke Stasiun Kii-Tanabe.

Dari Stasiun Kii-Tanabe ke Akizuno Garten: Naik bus Rute B Jalur Ryujin ke halte bus Kamiakizu. Akizuno Garten berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki dari halte bus.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Novia Mardasari

Novia Mardasari @novia.mardasari

From Indonesian. Always has reason to visit Japan every year. I'm particularly fond of exploring off the gardens, tea houses, unique dessert, place with good view for enjoy the tea hahaI love learn new things and travelling. My life goal is to learn as many languages as possible! (and visit so many country, of course:) )I like Dango, Berries and Matcha !!!!!!

Artikel asli oleh Cathy Cawood

Tinggalkan komentar