Toritetsu Yakitori

Gaya Izakaya dekat Ueno-Okachimachi

Oleh Michael Ng   

Toritetsu berlokasi satu jalan dibawah pasar dekat Stasiun Okachimachi. Restoran ini adalah salah satu dari Izakaya yang tidak sengaja saya kunjungi ketika sedang menjelajah, karena kepopuleran restoran lain di area ini. Menu utama yang ditawarkan adalah yakitori atau daging bakar tusuk, mereka juga menyediakan tahu sebagai makanan penutup. Seperti roti di Italia, Anda tidak perlu bertanya untuk disajikan di meja Anda.

Yakitorinya sangat enak, dan Anda bisa memilih antara rasa asin/shoyu (kecap kedelai). Terdapat banyak macam makanan yang bisa Anda pesan, yang menjadi favorit adalah ayam, lidah sapi dan daging sapi. Saya sangat tercengang ketika mereka mempunyai Asahi Stout, saya belum pernah melihat restoran atau tempat lain yang menyajikan minuman ini yang sangat cocok dimakan dengan yakitori. Di bagian miuman, ketika kami memesan lemon asam, mereka memberitahu kami bahwa kami harus melempar dadu, ketika dadu jatuh pada angka 1,2 makan Anda akan mendapatkan lemon dengan tingkat keasaman rendah, 3,4 untuk sedang dan 5,6 dengan tingkat keasaman tinggi. Saya menyaksikan tempat seperti ini di televisi dan saya sungguh tidak menyangka hal ini terjadi. Dadu jatuh di angka "3" dan kemudian "2", kami terus-terusan memesan makanan kemudiannya.

Toritetsu yang penuh dengan kejutan ini juga menyediakan daging ayam mentah, ya benar, daging ayam mentah. Anda dapat memesannya dan dihidangkan berupa sushi (seperti yang kami lakukan) atau gaya sashimi. Menurut saya, rasanya seperti.... sebaiknya Anda mencobanya sendiri! Seorang karyawan menjelaskan bahwa bagian tepinya sangat mudah berubah warna, namun masih aman untuk dimakan.

Untuk informasi, karyawan disini tidak berbicara atau mengerti Bahasa Inggris, untungnya saya pergi bersama dengan teman yang paham Bahasa Jepang yang membuat pengalaman makan saya menjadi sangat baik. Seperti kebanyakan Izakaya, ini adalah restoran yang memperbolehkan pengunjung merokok.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Odilia Sindy Okinawati

Odilia Sindy Okinawati @odilia.djoenar

Travel is my soul!

Artikel asli oleh Michael Ng

Tinggalkan komentar