Ozashiki Odori dari Geisha Asakusa

Nikmati budaya geisha secara gratis di Asakusa

Oleh Kylie Plester   

Geisha adalah salah satu budaya yang paling ingin diketahui dari Jepang, yang membuat para wisatawan ingin melihatnya. Namun terkadang untuk dapat menikmatinya dibutuhkan biaya yang mahal. Tak sedikit juga yang mengalami kesulitan untuk mencari mereka, meski sudah berkeliling area Gion di Kyoto. Untungnya Geisha Asakusa menawarkan kesempatan untuk melihat penampilan mereka gratis di Pusat Informasi Turis Budaya Asakusa (Asakusa Culture Tourist Information Center) di Tokyo pada hari-hari Sabtu tertentu selama setahun penuh.

Geisha Asakusa seringkali dapat terlihat pada beragam acara di sekitar area Asakusa sepanjang tahun, namun tidak banyak acara lainnya yang menawarkan Anda kesempatan untuk melihat mereka dalam suasana yang lebih intim dengan hanya 100 orang lainnya dengan biaya yang gratis. Pentas yang satu ini berlangsung 30 menit dan terdiri dari beragam aktivitas.

Pertama-tama, tiga geisha yang hadir akan mementaskan empat tarian berbeda yang menceritakan tentang Asakusa, termasuk lagu mengenai aktivitas menikmati bunga sakura. Geisha-geisha ini terlihat sangat cantik dan anggun untuk ditonton, meski Anda tidak mengerti apa yang mereka nyanyikan atau apa maksud dari tari-tarian mereka.

Pentas selanjutnya adalah para geisha pria yang tak hanya menawan, tetapi jenaka karena menampilkan beragam pentas pantomim termasuk ketika payungnya tiba-tiba hidup. Saya sendiri tidak pernah tahu kalau ternyata ada geisha pria sebelum saya menonton pentas ini.

Bagian akhir acara adalah sesi permainan dengan para geisha. Permainan pertama adalah adu "Batu, Gunting, Kertas" melawan salah satu geisha yang bisa diikuti pengunjung dari belahan dunia manapun. Pemenangnya mendapatkan hadiah handuk. Permainan kedua adalah untuk beberapa orang beruntung yang nomor bangkunya memenangkan undian, yang harus berlomba dalam permainan tali berputar. Lalu ada pula beberapa pengunjung beruntung lainnya yang dapat berfoto dengan para geisha, yang menurut saya merupakan kesempatan paling langka.

Terdapat dua pementasan tiap harinya mulai pukul 1 sampai 1:30 siang, dan 2:30 sampai 3 sore, dengan tiket tersedia pukul 10 pagi di Asakusa Culture Tourist Information Center dengan sistem first come, first serve. Terdapat 75 tiket dengan tempat duduk, dan 30 tiket berdiri yang tersedia untuk masing-masing pementasan, dan saya sarankan agar Anda tiba di sana sebelum pukul 10 untuk mendapatkan barisan tempat duduk terdepan. Selagi menunggu pementasan dimulai, Anda bisa terlebih dahulu berkeliling Asakusa dan menikmati perjalanan dengan becak.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Kylie Plester

Tinggalkan komentar