Hotel Kapsul Asakusa Riverside

Pusat tempat tinggal yang murah dan nyaman di Tokyo

Oleh Peter Sidell   

Jika dana Anda terbatas dan mencari tempat untuk menginap di Tokyo, maka Asakusa adalah tempat yang harus Anda tuju. Selain sebagai tempat yang bagus untuk tamasya, disana terdapat banyak hostel, guesthouse dan hotel bisnis untuk backpaker, serta satu atau dua hotel kapsul. Hotel Asakusa Riverside salah satunya. Sementara banyak kapsul hotel hanya untuk laki-laki. Di hotel Asakusa Riverside juga memiliki kapsul untuk wanita di lantai terpisah, sehingga kelompok atau pasangan dapat menginap di sini bersama-sama

Lokasinya sangat strategis, tidak sampai semenit dari stasiun subway jalur Ginza, sehingga mudah untuk berkeliling kota. Jaraknya dekat pula dengan Tokyo Skytree, kuil Senso-ji, gedung Asahi (Asahi Beer Hall) dan jika tidak keberatan, Anda dapat berjalan kaki sedikit menuju Museum Edo-Tokyp, arena sumo Ryogoku Kokugikan dan taman tradisional Kyu-Yasuda . Terdapat banyak toko, café, bar dan restoran dekat hotel, jadi Anda akan mendapat banyak pilihan makan dan minuman

Tidak banyak yang dapat saya ceritakan mengenai kamarnya, Saya tidur dalam sebuah kapsul, kamar kapsul berbentuk kotak persegi panjang dengan ukuran kurang lebih 1 meter dengan dalam kamar berukuran 2 meter. Walaupun kecil seperti itu saya memiliki TV kecil, sebuah radio, dan sebuah jam alarm. Saya dapat tidur dengan cukup nyaman, walaupun saya harus pindah ke kapsul lain dari yang diberikan oleh pihak hotel untuk menghindari tamu lain yang mengorok dan menghindari dari cahaya yang masuk dari sekat tipis

Di tempat lain hotel terdapat ruang umum kecil dengan restoran dan mesin penjual otomatis makanan kecil dan minuman ringan, mesin cuci, phachinko dan mesin slot. Di atas lantai sembilan terdapat teras kecil untuk melihat sungai Sumida (sebagaimana hotel diberi nama), terdapat pemAndangan yang indah dari gedung Asahi dan Skytree. Saya menikmati sarapan (dari toko serba ada) diatas sini, berjemur sinar matahari pagi, melihat perahu meluncur diatas permukaan air dan orang-orang yang terlihat kecil berjalan di bawah. Dan juga di lantai sembilan terdapat kamar mandi umum: saya tidak melihat wanita saat itu, namun laki-laki dapat menikmati uap sauna disana. Bak mandi berukuran sangat kecil, mungkin untuk dipakai berdua akan sangat sempit, dan teras kecil luar lainnya.

Hotel ini sangat murah untuk menginap, saya menggunakan website pemesanan hotel yang cukup terkenal untuk membuat reservasi sebelum keberangkatan, dan membayar ¥2250 untuk semalam! Mereka (Hotel) juga memiliki kamar single, namun tidak ada yang tersedia saat saya memesan lewat website. Jujur saja, saya harus mengingatkan bahwa murah pasti karena suatu alasan. Fasilitasnya cukup memadahi, meskipun sangat dasar, dan beberapa area umum kotor dan cenderung tidak dirawat dengan baik. Di atas loker dekat lantai empat sangat berantakan oleh sepatu, hanger, bungkus rokok, kaleng kosong, dan botol-botol. serta handuk dan baju kotor. Saya merasa sangat aman, walaupun suasananya sedikit kurang nyaman, jadi saya tidak akan tinggal lebih dari semalam atau dua malam

Bagi saya menginap semalam di sini manfaatnya sebanding dengan fasilitasnya. Stafnya sangat bersahabat dan dapat memberikan bantuan dalam bahasa Inggris, biayanya murah dan menawarkan pengalaman yang unik dan menarik di Jepang bagi wisatawan

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
1
Febi Nugraheni Sunarno

Febi Nugraheni Sunarno @febi.nugraheni.sunarno

you only know a part of me. iam a universe full of secrets

Artikel asli oleh Peter Sidell

Gabung diskusi

Odilia Sindy Okinawati 3 tahun yang lalu
Suka penasaran rasanya menginap di hotel bentuk kapsul seperti apa soalnya kesannya sempit sekali....Mungkin menginap semalam sih tidak apa-apa ya, seperti yang disampaikan penulis.