Museum dan Taman Nezu, Omotesando

Bulan Mei adalah musim bunga iris dan hijau menyegarkan

Oleh Tomoko Kamishima   

Pemberitahuan

Nezu Museum is planning to re-open on Saturday, September 19th, from “Adventures in Monochrome: Early Modern Japanese Ink-Wash and Brush-Line Painting” exhibition. All the visitors are requested to purchase timed-entry ticket at their Nezu Museum official website. Further details will be announced at the beginning of September. (Note: These plans are subject to change due to Covid-19 situation).

Latest on Nezu Museum

Jika Anda berjalan menyusuri jalan Omotesando menjauhi Meiji Jingu, Anda bisa melihat sebuah bangunan berwarna gelap yang dikelilingi oleh pohon bambu di sebelah kanan. Bangunan tersebut adalah Museum Nezu, sebuah musem berdasarkan koleksi pribadi seorang milyarder kereta api bernama Nezu Kaichiro (1860 – 1940). Setiap tahun di bulan Mei, saat musim bunga iris dan hijau menyegarkan tiba, museum mengadakan pamerah dari karya seni khusus seperti Bunga Iris oleh Ogata Korin, Aliran Sungai di Gunung oleh Suzuki Kiitsu, dan lainnya.

Pengunjung dapat menikmati keindahan baik dari sisi alamnya maupun artistiknya, dalam waktu yang bersamaan. Tamannya merupakakan tamasya ke kolam dan taman ala Jepang yang mempergunakan susunan berbukit dengan sebaik mungkin. Ada rumah teh, kuil kecil, dan banyak patung batu yang tersebar di penjuru taman. Jika Anda merasa lelah, beristirahatlah di kafe yang berada di tengah kehijauan. Bunga iris oleh Korin hanya ditampilkan selama satu bulan saja setiap tahunnya, sekitar tengah bulan April hingga tengah bulan Mei. (Silahkan lihat detil jadwal pamerah museum)

Info lebih lanjut

Cari tahu tentang Nezu Museum

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Meytrizha Surjanto

Meytrizha Surjanto @meytrizha.surjanto

Artikel asli oleh Tomoko Kamishima