Daikanyama

Area keren dan 'hip' di Tokyo

Anda mungkin sudah banyak mendengar soal Ginza serta toko-toko dan kafe-kafe yang ada di dalamnya. Mengunjungi area ini untuk menghabiskan waktu di Tokyo akan selalu menjadi pilihan yang tepat, tapi kalau Anda butuh alternatif lain, dengan atmosfer yang nge-'hip' dan asli, cobalah berkunjung ke Daikanyama.

Selayaknya Akihabara yang dijadikan pelarian bagi mereka yang butuh nuansa anime, Daikanyama adalah tempat dengan suasana hipster. Di dalam gang-gangnya yang kecil Anda dapat menemukan segala jenis toko yang menantang satu sama lain dalam adu keaslian dan kreatifitas. Ragamnya sangat luas, mulai dari desainer mode independen, reseller barang-barang vintage, 'rumah sakit' baju dan sepatu, penata rambut, coffee shop dan juice bar organik, hingga studio-studio dengan seniman yang berbakat. Daftar ini terus bertambah dari hari ke hari karena tempat ini kian menjadi favorit bagi para muda-mudi Jepang.

Atmosfer yang menyelimuti Daikanyama adalah jenis yang independen dan berjiwa supel. Dekorasi toko-toko serta jalan-jalannya menyajikan nuansa yang jauh berbeda dari Tokyo pada umumnya, dan sangat patut dikunjungi. Ini adalah area yang tepat untuk hanya berjalan-jalan dan tersesat, agar menemukan sesuatu yang baru. Meski saya lebih menyarankan Anda untuk mencari sendiri tempat yang cocok bagi Anda, berikut beberapa rekomendasi tempat untuk Anda memulai penjelajahan di Daikanyama.

Ues adalah sebuah merek denim Jepang yang hanya memiliki dua toko - satu di Osaka, dan satu di Tokyo. Semua baju dan aksesoris mereka diproduksi di Jepang dengan hanya menggunakan kain Zimbabwe berkualitas tinggi yang dijahit tanpa menggunakan bahan kimia. Toko yang kecil dan didekorasi bergaya retro ini menampilkan gaya kuno dalam sentuhan modern. Stafnya yang ramah dapat menolong Anda bukan hanya untuk memilih dan mencari jeans yang cocok untuk Anda, tapi juga memperbaiki yang rusak kalau Anda membawanya.

Dekat dengan Ues, Anda akan menemukan Diral. Tidak ada alasan pasti kenapa pemilik toko asal Jepang ini, Dai Iwananga, menamakan tokonya seperti itu. Hal yang serupa juga terjadi dalam tokonya. Keaslian dari produk-produk yang dijual, yang semuanya diproduksi di Jepang, tertata dengan kreatif di dalam ruang kaca yang padat. Desain pamerannya membuat Anda dapat berjalan-jalan dan fokus pada detil-detil kecil dari tiap-tiap kerajinan tangan. Ada banyak sekali ragam produk-produk ini, dan semuanya memiliki kualitas serta desain yang sempurna. Ketika Anda memasuki toko, cobalah untuk menyapa dengan kata 'ciao' alih-alih 'konnichiwa'; Dai sangat fasih berbahasa Italia selayaknya ia berbicara dalam Bahasa Jepang.

Beberapa meter dari situ, ada banyak lagi pilihan menarik lainnya. Hollywood Ranch Market menjual hampir apapun yang dapat Anda bayangkan, namun sorotan utama toko ini adalah figur hewan-hewan dan karakter-karakter film di luar toko, yang berukuran seperti aslinya! Semuanya terbuat dari baja dan objek-objek terpakai. Kesukaan saya adalah T-Rex setinggi 2 meter dengan ekor terbuat dari panci, dan tangan-tangan dari controller konsol PlayStation. Jalan sedikit lagi dan Anda akan menemukan Stalogy, di mana Anda dapat menulis surat untuk Anda sendiri di masa depan, satu tahun dari sekarang. Mereka akan mengirimkannya ke manapun Anda menuliskan alamat Anda, tepat dua belas bulan kemudian.

Ada banyak sekali pilihan yang dapat dijelajah di Daikanyama. Bukan hanya toko-toko, tapi juga kafe-kafe, bar, dan restoran. Hidangan dari seluruh penjuru dunia dapat ditemukan di segala sudut - burger bakar, taco Mexico, pasta Italia, crepes tipis, dan tentu saja, sushi.

Menghabiskan siang di area baru yang keren dan kontemporer ini tidak hanya sempurna untuk memuaskan hasrat berbelanja dan kuliner Anda saja—tapi juga akan membuka pandangan budaya baru dari masyarakat Jepang yang muda, modern, dan indie.

0
2

Gabung diskusi

Febry Fawzi 7 tahun yang lalu
Kesukaan lah ini daerah. Gak rame dan asyik banget buat jalan-jalan.
Yuna Gena 7 tahun yang lalu
Ikutan Feb, jadi pengen ke sini, cuma ntar langsung ke Chichibu ih, Tokyo cuma tempat mendarat. Bahaya emang sering buka-buka japantravel ini. Kekekeke