Mendaki Pegunungan Kuju

Memantau puncak-puncak tertinggi Kyushu

Jika Anda ingin merasa berada di puncak dunia, pergilah ke pegunungan Kuju di bagian barat Prefektur Oita. Anda dapat mencapai puncakp-puncak tertinggi di Kyushu dan menikmati pemandangan tak tertandingi dari salah satu kepulauan tercantik di Jepang.

Pendakian resmi ke puncak pegunungan Kuju dimulai di area peristirahatan Chojabaru. Namun, jika Anda memulainya dari sana, diperkirakan akan membutuhkan waktu pendakian sekitar 7-8 jam. Pilihan yang lebih cepat adalah dengan mendaki jalan setapak yang dimulai dari tempat parkir Makinoto. Area parkir ini memiliki lusinan tempat tetapi perlu diketahui bahwa pada akhir pekan saat cuaca cerah, tempat-tempat ini akan cepat habis. Pastikan Anda sudah mulai mendaki pada pukul 11 ​​pagi agar bisa mendapatkan tempat parkir dan punya cukup waktu untuk naik dan turun gunung.

Jalan setapak dimulai dengan naik tangga semen dari tempat parkir. Setelah sepuluh menit, Anda akan mencapai pemandangan pertama yang menakjubkan dari perbukitan sekitar. Dari sini, Anda bisa melakukan pendakian di antara batu-batu ke atas maupun ke bawah, sebelum jalan setapak berubah datar untuk sekitar setengah jam.

Jalan pendek menanjak mengarah ke sebuah persimpangan. Jika memilih lanjut ke kanan, Anda akan mencapai puncak yang menyerupai sambungan kipas lipat tradisional Jepang. Kalau ke kiri, Anda akan menanjak terus menuju puncak Gunung Kuju dan Gunung Nakadake. Ada bagian datar yang indah dan kemudian area bebatuan yang terjal sebelum Anda tiba di tempat terbuka dengan pondok peristirahatan, kamar mandi, dan pemandangan dua puncak tertinggi Kyushu.

Gunung Kuju adalah pilihan yang lebih mengesankan di antara kedua puncak itu, karena menyerupai ujung pisau yang tipis. Tapi Gunung Nakadake secara teknis lebih tinggi sejauh lima meter dan secara resmi merupakan puncak tertinggi di Kyushu. Pendakian ke sana juga akan membawa Anda ke sebuah danau tersembunyi dan beberapa pemandangan ternama dari puncak yang sebenarnya. Dari sana, Anda dapat melihat ke selatan ke Gunung Aso dan timur laut ke Gunung Yufu. Di sekelilingnya ada deretan pegunungan yang tak terputus. Tidak ada tempat yang lebih baik untuk merasa di puncak dunia!

Seluruh perjalanan pulang pergi hanya memakan waktu kurang dari lima jam. Jalan setapaknya ditandai dengan baik dengan rute penanda kuning dan papan petunjuk jalan, tetapi papan itu hanya dalam Bahasa Jepang. Ini sangat membantu untuk mempelajari huruf kanji Jepang yang berbau puncak gunung. Kami membawa anak berusia empat tahun dalam pendakian kami, dan kami bukan satu-satunya yang membawa petualang muda. Pastikan untuk membawa banyak air dan bersiap untuk segala kondisi cuaca. Meskipun suhu hangat, kami menghadapi badai hujan yang tidak terduga di puncak. Ada kios kecil di belakang tempat parkir yang menjual es krim blueberry, yang terbuat dari blueberry lokal, dan menjadi suguhan luar biasa bagi par pendaki.

0
0

Tinggalkan komentar