Pasar Musim Dingin Chinkoro di Tokamachi

Pasar produk petani dan kerajinan tangan di Negeri Salju

Oleh Rufus Starbuck   

Pasar Musim Dingin Chinkoro di Tokamachi, Niigata adalah sebuah pasar bagi produk petani dan kerajinan tangan tradisional yang diadakan setiap Tahun Baru, dan sudah ada sejak setidaknya 140 tahun yang lalu. Pasar ini diselenggarakan setiap tanggal 10, 15, 20, dan 25 Januari setiap tahun dan merupakan tradisi pedalaman kuno yang menarik datangnya orang dalam jumlah yang mengagumkan, juga para kru kamera. Daya tarik utama pasar ini adalah patung bunga padi kecil yang dihargai sebagai jimat dan perhiasan keberuntungan.  Benda ini seringkali dijual di awal pagi, dan sudah umum bagi orang-orang untuk mengantri selama sejam untuk bisa mendapatkannya.

Chinkoro berarti ‘anak anjing’ dan ini hanya salah satu dari banyak bentuk patung kecil tersebut (yang dijual dengan harga beberapa ratus yen). Selain itu, tema populer yang lain adalah hewan-hewan yang ada pada zodiak. Kami juga melihat adanya beberapa karakter kartun modern yang memberi  tampilan konyol. Patung-patung ini dulunya biasa dimakan namun sekarang hanya untuk keperluan dekorasi. Hanya saja karena mereka terbuat dari tepung beras dan pewarna makanan maka mungkin tidak akan kenapa-kenapa jika kamu memutuskan memakan satu. Mereka mengering secara bertahap dan retak dari waktu ke waktu. Konon retakan ini  membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Pasar ini sendiri diselenggarakan di sebuah jalan kecil melewati sebuah kuil, lepas dari jalan utama di Tokamachi. Ada sekumpulan pilihan kios makanan biasa yang menjual snack, dan sepanjang tempat ini para petani menjual acar dan produk-produk musim dingin mereka. Barang-barang harian buatan tangan seperti topi jerami, sepatu salju dari bambu dan keranjang anyaman juga dijual di sini.

Ada juga kios ikan yang menjual sejenis belut yang biasanya menjadi salah satu bentuk tradisional dari protein selama musim dingin di daerah ini. Belutnya dipanggang utuh dan memiliki mulut bundar dipenuhi gigi yang membuatnya terlihat seperti sejenis monster alien. Dengan harga 3000 yen sepotong, belut ini sedikit melebihi budget namun memang tampak lezat.

Pasar ini merupakan pengingat ke masa lalu yang menarik sekaligus merupakan acara populer di kota. Cukup menyenangkan mengunjunginya jika kamu sedang berada di daerah ini dan patung chinkoro kecil bisa menjadi oleh-oleh yang menyenangkan. Namun pastikan dirimu sampai di sini lebih awal.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Santy Tobing

Santy Tobing @santy.tobing

no one realizes how beautiful it is to travel until he comes home and rests his head on his old, familiar pillow. 

Artikel asli oleh Rufus Starbuck

Tinggalkan komentar