Kuil Yahiko

Kuil dan kota yang indah di Niigata

Oleh Jasper Wilkins   

Pada hari pertama saya menggunakan JR East pass, saya memutuskan pergi ke Yahiko, kota yang damai dengan populasi hanya sekitar 10,000. Kuil Yahiko di Yahiko, yang juga dikenal sebagai “Oyahiko-sama,” merupakan tujuan populer bagi pengunjung ke Niigata.

Bangunan aslinya terbakar habis pada 1912 dan bangunan kuil yang baru hanya merayakan ulang tahun yang keseratusnya. Jembatan merah yang besar dibangun ketika area ini dibangun kembali namun Anda tidak diizinkan untuk masuk ke sana. Terdapat banyak pohon Zelkova di tanahnya, banyak dari mereka berumur 400 tahun.

Saya berjalan menuju kuil dan terpanan dengan ukurannya. Rasanya sangat damai dan tidak terlalu ramai seperti kebanyakan kuil lainnya yang pernah saya kunjungi. Orang-orang sangat ramah dan saay Anda menelusuri area Anda dapat melihat berbagai bangunan dan alam liar yang cantik. Kuil aslinya dikatakan dibangun pada 711. Sampai sekarang merupakan kuil paling penting di perfektur Niigata. Dipajang di rumah penyimpanan barang berharga adalah Shida no otachi,pedang dengan mata pisau dengan panjang 2.2 meter yang ada sejak 1415. Merupakan pedang terpanjang di negara ini dan Pemerintah Jepang telah menunjuknya sebagai Properti Penting Budaya.

Kuil ini sendiri terletak 15 menit berjalan kaki dari stasiun jadi tidak terlalu sulit untuk dijangkau. Areanya seluas 13 hektar dan berbagai bangunan ditempatkan didalamnya.

Ke arah barat dari kuil, Gunung Yahiko menjulang setinggi 600 meter. Pendakian pulang-pergi membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Atau Anda dapat menggunakan ropeway. Tiket pulang-pergi dengan ropeway sebesar 1400 yen.

Saya pastinya merekomendasikan untuk mengunjungi area ini jika Anda ingin perjalanan seharian dari Tokyo. Kekayaan budaya dan alam liar yang cantik sangat sebanding dengan perjalanannya. Jika Anda memiliki JR-East Pass, bullet train membutuhkan waktu 2 jam perjalanan dari Tokyo ke Tsubame-Sanjo pada Joetsu Shinkansen Line, dan kemudian ganti ke kereta lokal Yahiko Line, 30 menit perjalanan ke Stasiun Yahiko.

More info

Cari tahu tentang Yahiko Shrine

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Reyzi Enditya

Reyzi Enditya @reyzi.enditya

normal office worker who love to travel and learn new things. have interest in social study.  

Artikel asli oleh Jasper Wilkins

Tinggalkan komentar