Pasar Petani Organik Nara

Sayuran segar dari ibukota lama Jepang

Oleh Joan Lambert Bailey   

Pengunjung Nara akan mendapati Pasar Petani Organik Nara sebagai tambahan alami yang menarik untuk kota yang kaya akan sejarah dan budaya ini. Mirip dengan pasar sehari-hari yang ada di setiap kota di seluruh Jepang, pasar petani Nara menawarkan kesempatan untuk menyaksikan sekilas kehidupan sehari-hari modern di kota yang merupakan bekas ibu kota tertua Jepang. Pasar ini hanya butuh waktu berjalan kaki singkat dari Taman Nara yang memiliki banyak kuil Buddha, kuil Shinto, pagoda, dan rusa yang bersahabat. Di sana, pengunjung bisa menemukan banyak hal untuk menyenangkan mata dan perut mereka.

Lokasinya yang berada di depan Stasiun JR Nara membuat Pasar Petani Organik Nara mudah diakses. Di sini terdapat 35 penjual yang menyambut pengunjung dengan buah-buahan dan sayuran musiman segar, serta berbagai barang buatan tangan selama hampir sepuluh tahun. Pertunjukkan musik jalanan, kios-kios penjual makanan yang menyajikan onigiri (nasi kepal) dan kari pedas (di atas piring yang dapat digunakan kembali dan tentu saja dengan peralatan yang dapat terurai secara alami), serta beberapa orang yang menari-nari membuat tempat ini mulai terasa seperti sebuah festival. Sangat mudah untuk melihat kenapa pelanggan tetap mereka yang berasal dari kota-kota tetangga seperti Kyoto dan Osaka rela naik kereta selama satu jam untuk pergi ke sini.

Wisatawan bisa memanfaatkan kesempatan unik di sini untuk bercengkerama dengan petani, peternak, dan produsen setempat. Mereka juga bisa menemukan sayuran, teh, madu musiman, dan beberapa jenis acar tradisional. Cicipilah scone buatan Ota-san atau berbagai kacang-kacangan heirloom dari Douhounie yang disajikan dalam gaya tradisional Jepang sederhana. Atau bisa juga nikmati teh hijau Kencha yang memiliki sedikit cita rasa yuzu untuk menyegarkan mulut Anda sambil melihat-lihat berbagai produk musiman milik Kitamuranoeun. Lihatlah juga sabit Kazuto-san, mantan murid Masanobu Fukuoka, salah satu petani alami paling terkenal di Jepang, serta beberapa teknik penggunaan sabit yang ditunjukkannya.

Wisatawan yang merasa jemu setelah mengunjungi kuil akan menemukan tempat ini sebagai oasis komunitas Jepang modern yang terbaik dan yang paling menyenangkan. Hadiah-hadiah unik – acar tradisional, kudapan-kudapan manis, teh, keramik cantik, benang menarik yang dipintal dengan tangan, dan benang yang diwarnai secara alami dengan teknik celup – serta beragam makanan segar dan makanan siap santap yang ada di lingkungan dengan atmosfer semarak di Pasar Petani Organik Nara adalah kesempatan yang langka bagi turis. Rasa, secara harfiah, hidup di Nara dan Jepang, dengan sangat baik. Beberapa petani bisa berbicara Bahasa Inggris, tapi untuk makanan dan kebersamaan lebih umum dikomunikasikan dengan senyum dan tawa. Iitadakimasu! (Mari makan!)

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Permata Dian

Permata Dian @permata.dian

I've been in love with everything related to Japan since I was child. 

Artikel asli oleh Joan Lambert Bailey

Tinggalkan komentar