Kitano Flea Market, Kyoto

Tempatnya berburu barang murah

Oleh Relinda Puspita   13 Des 2014

Bila JapanTraveler sedang berada di Kyoto atau berencana ke sana, kalian harus mengingat tanggal 25. Kenapa? Karena setiap tanggal ini ada flea market yang tidak hanya menjual barang-barang bekas yang masih sangat layak pakai, tapi juga barang-barang baru dengan harga terjangkau, dan terkadang bisa ditawar.

Pasar ini dibuka dari pagi hingga sore hari di sekitar Kuil Kitano Tenmangu, tapi biasanya akan dibatalkan bila turun hujan. Walaupun sudah ada yang mulai membuka lapaknya dari pagi, biasanya pedagang mulai ramai sekitar pukul 09:00, lalu mulai banyak yang tutup sekitar pukul 14:00. Begitu juga pembeli, mereka sudah mulai berdatangan dari pagi. Tidak hanya warga setempat, baik yang tinggal di sekitar kuil maupun yang jauh, tapi juga juga wisatawan dan orang asing yang menetap di Kyoto.

Seperti halnya pasar kaget yang suka ada setiap minggu pagi di beberapa tempat di Indonesia, barang-barang yang dijual di flea market ini pun cukup beragam, unik, dan antik. Dari benang sampai alat elektronik. Begitu juga dengan harganya, dari yang berharga 100 yen seperti mainan-mainan bekas hingga belasan ribu yen seperti kimono dan kerajinan tangan buatan lokal. Dagangan yang paling banyak terlihat adalah pakaian, pernak-pernik seperti asesoris, pajangan yang terbuat dari kayu atau logam, serta peralatan makan yang terbuat dari kayu, keramik, dan juga logam. Ada juga penjual sayuran, buah, dan pastinya jajanan-jajanan khas Jepang seperti takoyaki, okonomiyaki, mochi, karaage, yakisoba, dan teh hijau. Di bagian depan, dekat gerbang utama Kuil Kitano ada banyak penjual tanaman yang selalu ramai pembeli.

Lapak yang paling sering terlihat sesak adalah yang menjual kimono dan yukata beserta perlengkapannya seperti obi dan tali pengikatnya. Walaupun pakaian tradisonal Jepang tersebut adalah bekas pakai, tampilan dan lipatannya masih sangat bagus dan rapi. Sangat pas sebagai oleh-oleh atau kenangan-kenangan. Untuk itu JapanTraveler harus cermat dan teliti memilih. Wajarlah kios seperti ini selalu penuh pembeli karena harga sebuah kimono dan yukata baru sangatlah mahal. Penjual biasanya sudah memisahkan beberapa bahan yang kualitasnya masih baik dengan memasang tanda harga yang berbeda-beda.

Untuk baju bekas, biasanya penjual juga menyesuaikan dengan musim. Bila akan memasuki musim dingin dan sepanjang musim dingin, pakaian-pakaian yang dipajang kebanyakan adalah jaket, sweater, dan pakaian berbahan hangat lainnya. Begitu juga dengan musim panas, akan banyak terlihat pakaian-pakaian casual dengan bahan-bahan yang nyaman.

Untuk mencapai tempat ini, yang paling nyaman adalah naik bus dan berhenti di halte Kitano Tenmangumae.

Satu hal lagi, jangan ragu menawar!

Kapan lagi bisa berburu dan belanja barang murah di Jepang!

Ditulis oleh Relinda Puspita
JapanTravel Member

Tinggalkan komentar