Iwatayama Monkey Park di Kyoto

Memberi makan dan berjalan bersama dengan monyet salju

Oleh Victoria Vlisides   

"Jangan menatap langsung ke mata monyet"

Ini adalah saran yang masuk akal sebelum mengunjungi taman monyet di Kyoto: sebuah area pegunungan di mana saya mendaki di antara para monyet liar. Setelah saya mendengar nama Iwatayama Monkey Park (kadang disebut juga dengan Arashiyama), saya tahu tempat itu adalah atraksi yang tidak boleh saya lewatkan ketika berkunjung ke Kyoto pada bulan April.

Lucunya Monyet yang Tertangkap Kamera

Monkey Park Iwatayama

Monkey Park Iwatayama

Iwatayama Monkey Park is located in Arashiyama in Kyoto, Japan. On top of Mount Arashiyama on the same side of the Oi River is..

3

Taman ini terletak di Arashiyama, salah satu daerah wisata populer di Kyoto yang mudah diakses dengan kereta. Tempat ini menjadi rumah dari 120 monyet salju dan disebut juga dengan nama "Kera Jepang (Japanese Macaque)". Mereka merupakan jenis monyet asli Jepang, dan ya, mereka inilah monyet-monyet yang sering tampil dalam foto-foto ikonis selagi mereka berendam di sumber air panas saat musim dingin.

Meskipun monyet-monyet ini diberi makan oleh manusia (para turis pun berkesempatan untuk melakukannya), pihak taman masih yakin bahwa mereka tetap liar. Peraturan seperti "jangan menatap" dan "jangan menyentuh" monyet di sini benar-benar harus dipatuhi, meskipun sebenarnya ada juga beberapa monyet yang ramah dan bahkan berani mendekat hingga jaraknya hanya beberapa sentimeter saja dari pengunjung.

Pemandangan yang tidak hanya dinikmati oleh monyet, tetapi Anda akan terpesona dengan keindahan panorama di sini (Foto: Victoria Vlisides)
Pemandangan yang tidak hanya dinikmati oleh monyet, tetapi Anda akan terpesona dengan keindahan panorama di sini (Foto: Victoria Vlisides)

Total waktu perjalanan yang ditempuh dari Stasiun Kyoto sampai Iwayatama Monkey Park sekitar 35 - 55 menit tergantung pada transportasi yang digunakan. Pintu masuk taman tidak terlalu jauh dengan kaki gunung Iwatayama. Samar-samar Anda akan melihat tanda pintu masuk setelah menyeberangi Sungai Oi.

Ketika memasuki taman, saya segera melihat monyet yang bermain-main di rumput yang tinggi hanya beberapa meter dari pintu masuk taman. Awalnya, berada dekat-dekat mereka terasa agak menyeramkan, tetapi juga melegakan karena bisa melihat monyet-monyet ini berkeliaran bebas tanpa dikandang seperti di kebun binatang. Monyet-monyet yang lebih aktif dapat terlihat berayun-ayun dari satu cabang ke cabang pohon lainnya dan berlarian ke lereng gunung. Tidak sulit mendaki gunung ini, hanya perlu waktu sekitar 30 menit.

Setelah menelusuri jalur pendakian, di bagian puncak dapat terlihat pemandangan kota, pegunungan, dan sungai yang dihiasi dengan langit biru saat cuaca cerah. Setelah menikmati keindahan panorama yang asri ini, cobalah untuk memberi makan monyet-monyet yang ada di taman ini!

Para monyet sangat menyukai potongan apel yang dibeli turis dan diberikan pada mereka melalui sebuah area tertutup yang aman. Monyet-monyet ini akan mengambil makanan langsung dari tangan Anda karena beberapa dari monyet ini menggelantung di luar area jendela.

Kunjungan akan memakan waktu sekitar 1-2 jam dan pengunjung dapat masuk dari pukul 9 pagi─4:30 sore/ 5 sore dari 15 Maret hingga 30 September. Pada periode Musim Gugur dan Musim Dingin, taman buka mulai jam 9 pagi─4 sore, sedangkan puncak gunung buka dari jam 9 pagi─4:30 sore.

Cara ke sana

Taman ini berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Hankyu Arashiyama dan 15 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Saga-Arashiyama. Anda juga bisa naik bus yang memakan waktu sekitar 20 menit lebih lama dibandingkan dengan kereta jika datang dari Stasiun Kyoto. Menurut situs web taman, stasiun bus terdekat adalah Arashiyama Koen.

Rekomendasi rute wisata:

  • Naik kereta 15 menit dari Stasiun JR Kyoto ke Stasiun JR Saga-Arashiyama (Biaya sekitar ¥240 satu arah)
  • Berjalan menyusuri jalan-jalan indah di atas jembatan Sungai Oi untuk sampai ke Iwayatama Monkey Park yang berada di seberang sungai.
  • Berjalan-jalanlah di sepanjang jalan Arashiyama Koen.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Indrayani

Indrayani @luh.komang.indrayani

Artikel asli oleh Victoria Vlisides

Tinggalkan komentar