Seni Dalam Pembuatan Kamaboko

Hias pasta ikanmu di museum Odawara

Oleh Carol Akiyama   

Aroma museum Suzuhiro Kamaboko di Odawara tidak diragukan lagi adalah berasal dari ikan asli, banyak ikan asli, yang diproses di sini. Aromanya tidak memualkan, tapi bau khas makanan laut tersebar di mana-mana. Suzuhiro membuat kamaboko, pasta ikan yang dibentuk menjadi adonan roti di papan kayu lalu dikukus, di Odawara sejak 1865.

Museum ini merupakan bagian dari komplek outlet retail dan beberapa restoran. Di dalam museum nyaman ini terdapat ruang kerja yang dibatasi oleh kaca agar pengunjung dapat melihat proses pembuatan benda dari pasta ikan, ada juga dapur untuk pembuatan kamaboko, toko oleh-oleh, pajangan interaktif, dan galeri yang menampilkan karya seni menggunakan papan kayu dari kamaboko sebagai kanvas.

Ada banyak pajangan yang ditampilkan untuk menghibur pengunjung sambil menunggu kamaboko atau chikuwa pasta ikan dimasak. Misalnya alat tumbuk dan penggilingan tangan jaman Edo juga berbagai perlatan kayu yang digunakan untuk menghias kamaboko untuk perayaan.

Tak lama melihat-lihat, chikuwa yang kita pesan sudah siap dinikmati. Rasanya enak, kulitnya agak hangus dan garing sementara pasta ikannya panas dan aromatik. Di ruangan sebelah, terdapat Kamaboko no Sato yang merupakan outlet retail yang menjual banyak jenis pasta ikan, seafood lokal, dan bahkan beer yang dibuat di microbreweries. Kamaboko biasanya dianggap sebagai camilan murah, tapi buatan Suzuhiro berkualitas tinggi dengan menggunakan lebih banyak ikan sebagai isian. Jika kamu menginginkan lebih dari pasta ikan, di seberang jalan terdapat beberapa restoran termasuk buffet, restoran Jepang, dan toko soba.

Ada empat sesi pembuatan kamaboko dan chikuwa. Pada hari rabu, hanya chikuwa yang dibuat, tapi dalam enam sesi. Reservasi dapat dilakukan di sini (dalam bahasa Jepang saja) atau menelpon ke 0465-24-6262 72 jam sebelumnya. Biasanya untuk akhir pekan, perlu memesan satu bulan sebelumnya.

Di Odawara terdapat kastil bersejarah paling terkenal di Jepang. Dengan pemandangan samudera Pasifik, wisatawan asing menyebutnya sebagai kastil paling "romantis" di Jepang. Kastil ini memiliki informasi dalam bahasa Inggris. Kombinasi kunjungan ke kastil dan melihat pembuatan kamaboko pastinya membuat perjalananmu di Tokyo menjadi sangat mengesankan.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Rati Jiang

Rati Jiang @rati.jiang

Started from a manga, I've fallen in love with Japanese culture <3

Artikel asli oleh Carol Akiyama

Tinggalkan komentar