Menemukan Kembali Hakone

Petualangan seru di luar rumah untuk seluruh keluarga

Oleh Rey Waters   

Bulan Mei lalu, lembah belerang Owakudani di Hakone mengeluarkan aktivitas seismik vulkanis yang serius dan mengakibatkan daerah tersebut ditutup. Saat ini transportasi bus adalah pilihan yang membawa para pengunjung di sekitar kawasan itu ke Danau Ashi.

Sempat dikeluarkan kesepakatan untuk menghindari kawasan Hakone, dan untuk beberapa waktu hal ini memberikan dampak buruk bagi perekonomian setempat. Hakone adalah kawasan yang luas dan Owakudani hanyalah bagian kecil dari kawasan tersebut dengan cukup banyak hal yang bisa dilihat dan aktivitas yang bisa dilakukan selama beberapa hari. Dengan promosi yang cukup gencar, kini tingkat wisatawan telah hampir normal kembali.

Saya beruntung bisa mengunjungi Owakudani pada akhir bulan Maret, menikmati telur hitam yang baru diangkat dari kolam belerang tempat perebusan, berjalan di jalur sekitar, dan menaiki kereta kabel ke Danau Ashi. Saya juga menikmati perjalanan dengan kapal menyeberangi Danau Ashi serta mendaki jalur di Motohakone.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan di Hakone selain dari Owakudani. Kawasan ini adalah lokasi yang indah di empat musim dengan beberapa kuil Buddha dan kuil Shinto, tempat pemandian air panas, lahan basah, taman botanikal, berbagai museum yang menarik, jalur hiking yang seru dan masih banyak lagi. Warna-warni musim gugur telah dimulai dan kami memutuskan untuk mendaki Gunung Kintoki. Saya sudah mengunjungi beberapa area dalam berbagai kesempatan dan kami tidak berhasil mendapatkan pemandangan Gunung Fuji yang jelas karena banyaknya awan.

Kali ini kami memiliki waktu satu jam, jadi ada rentang waktu kesempatan karena ramalan cuaca mengatakan hari itu akan berawan. Kami tiba pagi-pagi sekali dan mulai mendaki dari daerah Sengoku.

Hanya butuh waktu kurang dari satu jam untuk tiba di Stasiun Odawara dari Stasiun Yokohama. Dari sana Anda bisa memilih apakah ingin naik kereta atau bus Hakone. Kami memilih bus seharga 1000 yen menuju Sengoku yang hanya menghabiskan waktu sekitar 40 menit.

Gunung Kintoki memiliki dua tempat di mana kita bisa menikmati pemandangan Gunung Fuji yang indah. Satu adalah di puncak gunungnya dan satunya lagi adalah di Jalur Otome. Pendakian ke puncak Gunung Kintoki membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dengan tingkat kesulitan menengah hingga berat, tapi tentu saja ini olahraga yang baik untuk kaki dan jantung. Banyak pemandangan luar biasa yang menarik untuk difoto sepanjang jalur pendakian Gunung Kintoki setinggi 1.212 meter atau sekitar 3.080 kaki ini.

Di puncak gunung kami mengambil foto dengan bergaya sambil memegang kapak. Dikisahkan terdapat dongeng tentang seorang anak laki-laki “Kintaro” yang diserang oleh beruang liar dan kemudian menyelamatkan diri dengan kapak. Saya kemudian mencari informasi tentang dongeng ini melalui internet dan menemukan ada banyak sekali versi ceritanya. Namun demikian, kami tetap menikmati suasana bersama para pendaki lainnya.

Dari Gunung Kintoki menuju Jalur Otomoe dibutuhkan waktu 30 menit lagi yang kebanyakan adalah jalan menurun. Saat berjalan sepanjang bukit kita bisa menikmati pemandangan Gunung Fuji dan di Jalur Otome ini Anda akan menemukan tempat tertentu yang bisa didaki untuk mengambil foto yang sempurna.

Sedangkan untuk warna-warni musim gugur, ada beberapa area dengan daun-daun maple Jepang (momiji) dengan warna terang. Namun puncak warna musim gugur tampaknya masih beberapa minggu lagi.

Tersedia tiket terusan transportasi dua hari (Hakone Free Pass) seharga 4.000 yen jika dibeli di stasiun Odawara. Tiket ini sudah mencakup kereta, bus, kereta kabel, kapal dan kereta gantung. Kami sudah menggunakan tiket ini beberapa kali dan harga ini benar-benar sepadan. Sementara tiket untuk anak-anak didiskon cukup banyak.

Di stasiun juga disiapkan pusat informasi wisata dengan banyak brosur dalam bahasa Inggris. Kastil indah yang tak begitu jauh dari Stasiun Odawara saat ini sedang menjalani restorasi dan akan dibuka kembali musim semi tahun depan. Kota Hakone juga memiliki pusat informasi dengan layanan lengkap dan beberapa petugasnya juga bisa berbicara dalam bahasa Inggris dengan sangat lancar.

Hakone adalah kawasan wisata yang populer dan terkadang Anda akan merasa sedang berada di Tokyo saat sedang jam sibuk. Jika Anda berkunjung di hari kerja, tempat ini tidak terlalu ramai. Hakone adalah salah satu tempat yang tidak ingin Anda lewatkan dalam kunjungan di Jepang.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Novriana Dewi

Novriana Dewi @novriana.dewi

A student (by procrastination) who wishes to be a full-time traveler. Or better, hopefully will be able to make it as a profession in the future. Currently lives in Japan and apparently will still be here for more years to come. Have been falling in love with Japan since child, and the more I get to know tiny little things about this country, the more I feel like continuing staying here :)

Artikel asli oleh Rey Waters

Tinggalkan komentar