Nambu Dye Shop telah melestarikan mode pakaian tradisionalnya selama lebih dari 300 tahun. Tempat yang merupakan gabungan antara bengkel dan galeri memungkinkan pengunjung melihat langsung proses pembuatan kain khas Nambu. Kain khas Nambu masih dibuat dengan metode tradisional. Peralatan dasar yang digunakan antara lain kata (cetakan tahan air yang terbuat dari kertas Jepang dan ektrak buah kesemek), dan lem beras yang berperan sebagai 'tinta'. Warna biru tua alami yang biasa digunakan memiliki hubungan sejarah yang kuat dengan warna khas Nambu. Mari datang dan lihat proses pewarnaan khas Nambu yang mempesona di toko yang bersejarah ini!
Dibalik Pembuatan Kain Khas Nambu
Proses pewarnaan tekstil tradisional khas Nambu

Oleh Sarashanti
Community writer

Pengrajin yang mehilangkan gelembung udara di dalam lem beras dengan menggunakan sikat.

Kata. Cetakan tradisional untuk menghasilkan motif pada kain putih yang masih polos.

Boneka porselen dari pertengahan periode Edo yang dipajang selama beberapa minggu untuk merayakan hari anak laki-laki atau biasa disebut dengan 'tango'

Peralatan lain yang digunakan untuk pewarnaan dengan metode dari Indonesia.

Wadah alumunium yang digunakan untuk membilas lem beras pada kain.

Pakaian yang awalnya digunakan oleh prajurit pangkat tinggi.

Boneka yang merepresentasikan pangeran Jepang dari pertengahan periode Edo dalam balutan kain sutra yang dibuat di Tiongkok.

Lem beras mengandung banyak gelembung udara yang harus dihilangkan dengan sikat. Hal ini dilakukan untuk keutuhan motif hingga akhir proses produksi.

Batang bambu ditancapkan sepanjang kain basah yang sudah diberi motif.

Menggesek bagian belakang kain dengan pisau untuk memastikan bahwa lem beras terserap dengan sempurna.

Mempercepat proses pengeringan dengan bantuan arang.

Batang bambu ditancapkan sepanjang kain untuk mencegah kekusutan kain.

Lem beras yang sudah diaplikasikan di atas kain dengan menggunakan cetakan 'kata'

'Kata' dua lapis.

Contoh lama dari 'kata' yang sudah tidak terpakai lagi karena perbedaan ukuran dan desain yang sudah berbeda dengan masyakarat masa kini.

Tumbuhan yang digunakan untuk memberikan sentuhan warna biru klasik pada proses pewarnaan.

Kain khas Nambu yang telah selesai melewati proses produksi.

Tas dari kain khas Nambu yang siap untuk dipilih
Eksplor sekitar
-
-
-
-
10 Atrakasi Terbaik di Iwate
Difitur
Gabung diskusi
Relinda Puspita
9 tahun yang lalu
Bersih ya, tempatnya.
iya banget :D
2 total komentar
Pesan perjalanan
Find a nearby hotel
Explore some of the best nearby hotels and deals for the perfect place to stay in Japan.
Artikel Teratas
-
1
Area Tokyo yang Tak Pernah Terbayangkan
Tokyo -
2
Rumah Tua, Hakodate
Hokkaido -
3
Starbucks Dazaifu oleh Kengo Kuma
Fukuoka -
4
O-sechi Jepang
Kuliner -
5
Joe Okada, Sang Samurai Terakhir
Kyoto -
6
Panduan Wisata ke Jepang
Tokyo -
7
10 Aktivitas Paling Menarik di Saga
Saga -
8
Restoran Bandara Naha
Okinawa -
9
Bandara Haneda Dan Narita
Rencana -
10
Yuk, Berkunjung ke Cafe Rosso
Shimane
-
1
Panduan Bea Cukai Jepang
Rencana -
2
Patung Hachiko di Shibuya
Tokyo -
3
Panduan Membawa Obat ke Jepang
Rencana -
4
10 Tempat Menarik di Ibaraki
Ibaraki -
5
Panduan Iklim dan Cuaca Jepang
Rencana -
6
Wisata Hijau Tuan dan Nyonya Kato
Fukui -
7
Festival Cahaya Nabana no Sato
Mie -
8
Nomor Telepon Darurat di Jepang
Rencana -
9
Omoide Yokocho di Shinjuku
Tokyo -
10
Skytree dan Kembang Api Sumidagawa
Tokyo