Stasiun Higashi-Nemuro

Stasiun kereta paling timur di Jepang

Oleh Amanda Ho   

Mungkin sudah banyak yang tahu kalau Stasiun Higashi-Nemuro adalah stasiun kereta paling timur di Jepang. Namun tahukah Anda kalau stasiun ini sekaligus merupakan stasiun paling timur di seluruh Asia?

Untuk mencapainya tidaklah mudah, karena terhimpit di balik permukiman Nemuro yang sunyi, kota paling timur di Hokkaido. Yang membuatnya 'tidak mudah' adalah karena setiap harinya hanya ada lima kereta yang melintas di masing-masing arah. Seperti kebanyakan stasiun kereta di area tempat tinggal sunyi lainnya, stasiun dengan satu jalur dan satu peron ini tidak memiliki staf, toilet, ataupun toko. Stasiun-stasiun sepi lainnya mungkin masih menyediakan tempat duduk atau ruang tunggu, namun stasiun ini tidak memilikinya sama sekali. Jangankan ruangan, tempat untuk berteduh dari hujan saja tidak ada! Tidak terbayang kalau ada orang yang harus menunggu kereta di tengah cuaca dingin Hokkaido yang terkenal sangat kejam.

Saya pun mengalami kesulitan menemukan stasiun ini. Berkendara melintasi banyak belokan melewati area perumahan, saya berniat mencari semacam area parkir. Saya sebenarnya pernah singgah di Stasiun Nemuro, dan mengetahui bahwa stasiun yang satu ini adalah stasiun yang berlokasi paling timur, saya beranggapan bahwa stasiun ini berukuran besar dan memiliki semacam penanda berbunyi "Stasiun Kereta Paling Timur di Jepang" sehingga mudah ditemukan. Nyatanya, meski telah berbekal GPS di mobil dan di ponsel, saya tetap kebingungan dan berbelok-belok tanpa henti di area perumahan.

Setelah saya merasa telah berputar-putar selama berjam-jam, saya berhenti di mana GPS menginstruksikan saya untuk berhenti. Namun tempat itu ternyata jalan buntu. Saya pun memutuskan untuk turun dan mencari stasiunnya dengan berjalan kaki. Ketika sedang berkelana melintasi jalan di bawah jalur kereta, tiba-tiba saya melihat sebuah penanda yang sudah saya cari-cari sejak tadi. Penanda itu berbunyi "Stasiun Kereta Paling Timur di Jepang, Higashi-Nemuro", namun dalah Bahasa Jepang. Bentuknya menyerupai batang kayu dengan huruf-huruf berwarna biru. Ada juga penanda yang bentuknya serupa di area peron, yang tampaknya sudah ada di sana selama bertahun-tahun. Peron dan jalur keretanya dibangun lebih tinggi dari pada tanah. Berdiri di atas peron, Anda akan mendapatkan pemandangan lingkungan sekitar dari atas.

Menariknya, ketika saya hendak meninggalkan tempat itu, ada mobil lain yang datang mendekat. Dua wisatawan lainnya muncul untuk mencari penanda yang sama. Untuk pencinta kereta, stasiun sunyi ini adalah sesuatu yang tidak boleh dilewatkan.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Amanda Ho

Tinggalkan komentar