Menjadi Sukarelawan WWOOF Hokkaido

Membantu petani lokal dan menghemat akomodasi

Oleh Bridget Ye   

Saya menghabiskan waktu dua minggu di dekat Rankoshi, di selatan Hokkaido, menjadi relawan di sebuah pertanian sayuran lokal melalui sebuah organisasi bernama WWOOF, World Wide Opportunities on Organic Farms. Pengalaman saya tinggal di sini benar-benar luar biasa. Itu adalah pertama kalinya saya bertani dan keluarga pemilik rumah di mana saya tinggal sangat ramah dan bersahabat sejak hari pertama. Saya juga beruntung bisa bertemu sukarelawan luar biasa lainnya yang sangat disayangkan cepat datang dan pergi, tapi mereka adalah orang-orang yang berbagi kenangan indah tempat ini dengan saya.

Saya mengetahui tentang WWOOF melalui seorang teman, dan karena saya sudah berada di Jepang untuk magang di JapanTravel, saya memutuskan untuk memperpanjang waktu saya di Jepang untuk mencoba sesuatu yang sama sekali berbeda dari yang biasanya saya lakukan. Saya pernah menjadi sukarelawan sebelumnya, tapi hanya memiliki sedikit pengalaman bertani. Jadi, saya memutuskan untuk mencobanya. Saya menghubungi seorang petani yang menjadi tuan rumah melalui WWOOF dan saya diterima di rumah mereka selama dua minggu.

Saya sering mendengar berbagai hal menarik dan kenangan tak terlupakan tentang Hokkaido dari teman dan keluarga saya, dan karena saya tidak pergi ke Hokkaido selama masa magang, saya memutuskan untuk pergi ke sana dengan menjadi sukarelawan. Saya mengajukan diri di sebuah pertanian yang berada di pinggiran Kota Rankoshi. Setiap hari saya bekerja bersama relawan lain di ladang sayur yang berbeda selama enam jam, lamanya waktu relawan diminta untuk bekerja per harinya seperti yang tertera dalam kontrak WWOOF. Seringkali pekerjaan yang dilakukan adalah penyiangan rumput, baik di luar ruangan maupun di dalam rumah kaca tergantung pada cuaca hari itu. Makanan disediakan tiga kali dalam sehari, dan semua masakannya benar-benar nikmat. Saya tidak tahu rahasia apa yang dimiliki oleh ibu pemilik rumah di mana saya tinggal, tapi dia selalu bisa memberi saya makan dengan sangat baik. Alih-alih memiliki tubuh yang lebih kurus karena pekerjaan fisik yang dilakukan setiap hari, saya malah menambah beberapa kilogram karena semua makanan yang disediakan.

Setiap minggu, sukarelawan memiliki hari libur, di mana Anda bisa melakukan apa saja dan pergi ke mana saja. Pada hari libur pertama saya, saya pergi mendaki gunung dengan seorang sukarelawan lain. Sayangnya saya memecahkan kamera saya ketika saya jatuh di perjalanan. Itu juga adalah kali pertama bagi saya mendaki gunung sambil menumpang kendaraan yang lewat agar tidak terlalu kelelahan. Orang-orang Jepang yang saya temui sangat baik hati karena sepanjang perjalanan kami berhasil menumpang empat mobil berbeda untuk bisa kembali ke pertanian. Orang-orang yang bersedia memberikan tumpangan pada kami sangat ramah, dan semuanya bersedia mengganti arah tujuan mereka untuk membantu dua manusia yang tak berdaya di jalan.

Pada hari libur kedua saya, yang juga merupakan hari ketika saya meninggalkan Hokkaido, seorang sukarelawan yang tinggal di dekat sana dan biasanya datang dua kali seminggu untuk membantu di pertanian dengan baik hati membawa saya dan seorang sukarelawan lain ke restoran India dan toko es krim lokal sebelum akhirnya mengantarkan saya ke stasiun. Ketika kereta saya mulai bergerak meninggalkan peron di detik-detik akhir saya berada di Hokkaido, keengganan saya untuk pergi dari sini semakin terasa dan kesedihan yang saya pikir bisa mengatasinya tetap saja terasa menyesakkan.

Dua minggu yang saya habiskan di Hokkaido tidak dapat dibandingkan dengan momen lain dalam hidup saya sejauh ini. Saya belajar banyak dari orang-orang yang saya temui. Kami berbagi tawa yang tak terhitung jumlahnya, bermandikan peluh bersama di bawah sinar matahari, saling mendukung sama lain dan berpesta seperti para dewa. Saya tidak tahu kapan saya akan kembali ke sana, tapi setidaknya saya yakin saya akan kembali karena akan sangat menyenangkan melihat mereka lagi. Jika Anda belum memiliki pengalaman seperti ber-"WWOOF", saya sangat menyarankan Anda mencarinya dan merasakan sendiri karena Anda tidak akan menyesali pengalaman yang mengubah hidup ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Permata Dian

Permata Dian @permata.dian

I've been in love with everything related to Japan since I was child. 

Artikel asli oleh Bridget Ye

Tinggalkan komentar