Hostel Otarunai Morinoki

Sebuah hostel yang terasa seperti rumah

Oleh Kylie Plester   

Otaru adalah kota pelabuhan kecil yang kurang dari satu jam dari utara Sapporo dan memiliki banyak tempat wisata yang menarik serta indah. Alasan utama saya datang ke Otaru adalah untuk melihat pemandangan sambil volunteer di Otarunai Backpackers Hostel Morinoki yang menawarkan pekerjaan untuk program tinggal. Di sinilah saya punya kesempatan untuk melihat lebih lama di Otaru, sementara kebanyakan dari para turis hanya mampir.

Morinoki Hostel adalah sebuah asrama kecil yang telah dikonversi dari rumah sehingga benar-benar terasa seperti tinggal di rumah sendiri. Hostel ini memiliki hanya 4 kamar, yang mencakup dua kamar dormitory, satu campuran, dan satu kamar khusus perempuan, serta kamar pribadi (twin) dan kamar asrama pribadi. Semua kamar sederhana tapi efisien karena semua tempat tidur asrama datang dengan tirai privasi kecil, menjaga privasi, memiliki lampu baca dan ada tempat untuk menyimpan barang-barang pribadi. Ada juga gantungan untuk mantel Anda dan menggantung jaring di beberapa tempat tidur. Kamar mandi dan toilet sepanjang di ujung koridor dan karena tamunya sedikit, jadi tak perlu menunggu lama. Salah satu kamar mandi juga memiliki bathtub khas Jepang yang dapat Anda gunakan di malam hari, yang secara tradisional digunakan untuk berendam setelah Anda membersihkan badan.

Hostel ini memiliki banyak area umum termasuk dapur yang disediakan dengan semua yang Anda butuhkan untuk memasak, ada ruang makan dan ruang tunggu juga. Ruang tunggu dipagari dan berlantai tatami khas Jepang serta memiliki kotatsu yang merupakan meja kecil dengan selimut dan pemanas di bawah, hal ini sempurna untuk menjaga tubuh agar tetap hangat di musim dingin. Dindingnya dilapisi dengan rak buku yang penuh dengan manga dan pernak-pernik dari pemilik perjalanan dan ada banyak pilihan DVD untuk menghibur Anda. Aku bisa dengan mudah menghabiskan sepanjang hari bersantai di bawah kotatsu dan menonton film, ini yang membuat saya seperti berada di rumah. Anda dapat dengan mudah tetap terhubung dengan orang di rumah karena tersedia Wi-Fi gratis di seluruh hostel. Kalau Masa menginap di sini, berarti Anda beruntung karena Anda bisa mencicipi soba secara gratis. Ini merupakan pengalaman paling menyenangkan selama saya berada di Jepang.

Lokasi asrama juga di lingkungan yang tenang di antara stasiun JR Otaru dan JR Minami-Otaru. Anda dapat dengan mudah berjalan kaki untuk melihat sebagian besar atraksi Otaru, termasuk Otaru Canal dan jalan Sakaimachi, sementara tempat yang lebih jauh dapat diakses dengan bus yang dapat Anda naiki dari stasiun JR Otaru. Hostel berada sedikit di atas bukit sehingga butuh tenaga ekstra dan mungkin hostel ini juga cukup susah dicari. Tetapi jika Anda menemukan gerbang kuil besar Suitengu, Anda hanya perlu menuruni bukit sedikit ke arah kiri. Saya akan merekomendasikan mendaki bukit ke kuil Suitengu untuk mendapatkan pemandangan yang indah di Otaru, tepat di belakang hostel.

Masa adalah pemilik hostel yang ramah. Dia berada di sekitar sini dengan anjingnya Hug dan kucingnya Momo. Ia juga seorang guru bahasa Jepang sehingga Anda dapat bertemu dan belajar bahasa Jepang ketika tinggal di sini. Jika Anda tertarik untuk menjadi relawan untuk program WHOOP (Working Holiday On Otaru Project) ,Anda harus mendaftar melalui website dan itu adalah kesempatan besar untuk bertemu orang baru serta menghabiskan beberapa waktu di sebuah hostel besar dan kota yang menakjubkan. Pekerjaan ini juga tidak terlalu sulit karena hanya sekitar 4 jam per hari, membersihkan asrama di pagi hari maka Anda memiliki sisa hari untuk menjelajahi Otaru.

Otarunai Morinoki Hostel adalah tempat yang sempurna untuk datang dan tinggal untuk menikmati Otaru serta mendapatkan penginapan yang bersahabat di kantong.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Febry Fawzi

Febry Fawzi @febry.fawzi

Indonesian who loves to travel and dreams to be a world nomad. Loves visual arts and tells the story by words.

Artikel asli oleh Kylie Plester

Tinggalkan komentar