Homemade Soba di Nihonmatsu [Tutup]

Di kota air panas yang dikelilingi oleh alam Fukushima

Oleh Sarah Chaney   

Konten arsip

Halaman ini telah ditutup secara permanen.

Terakhir diperbarui: 20 Sep 2019

Nihonmatsu adalah sebuah kota kecil yang sedang berkembang, dikelilingi pegunungan yang indah dan area persawahan di Perfektur Fukushima. Jarak ke Nihonmatsu cukup dekat dari kota Fukushima dan Koriyama, namun suasananya sangat berbeda dari kota-kota tersebut. Terletak di jalan dari arah Pemandian Air Panas Dake, terdapat restoran bernama Hanaki, yang menawarkan menu lezat bernama soba (yang terbuat dari buckwheat) buatan restoran tersebut.

Dapat dijangkau dengan mobil, Hanaki terletak di jalan utama. Sebuah perjalanan singkat menyusuri jalan berkerikil akan mengarah ke sebuah restoran kecil yang terlihat baru saja dibangun, dibuat agar nampak modern dan penuh gaya. Seseorang akan berpikir bahwa restoran itu terlihat tidak sesuai untuk berada di tengah hutan, tapi sang arsitek merancangnya agar nampak menyatu dengan alam sekitarnya. Dindingnya dicat dengan warna lembut serta dihiasi berbagai tanaman, bunga dan air mancur pada eksterior. Terdapat pula jendela besar yang terbuka lebar sehingga memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan luar restoran.

Area tempat duduk di dalam restoran meliputi meja dengan gaya barat dengan kursi dengan gaya Jepang (duduk di lantai). Terlepas dari di mana Anda duduk di restoran, jendela yang terbuka lebar akan membuat Anda seolah-olah sedang makan di luar dengan alam. Terdapat sebuah ruang kecil yang berfungsi sebagai toko cenderamata kuno. Di sini, lukisan dan barang-barang seperti mangkuk dan piring dapat dibeli.

Karena Hanaki adalah restoran soba, sebagian besar menu menawarkan mi buckwheat yang dapat disajikan panas atau dingin, dengan topping yang bervariasi. Saya mencoba zara soba, alias soba yang disajikan dingin dengan saus untuk mencelupkan mie sebelum dimakan. Saya juga mendapatkan acar sayur dan tempura berisi sayur goreng dan udang. Teman saya memesan soba panas yang disajikan dengan sup dan tempura. Untuk harga per menu rata-rata ¥1000, hidangan soba di sini dapat membuat siapapun merasa sangat kenyang namun gembira.

Pegawai di restoran Hanaki sangat ramah dan perhatian, memastikan tempat minum kita selalu terisi penuh. Sangat disayangkan bahwa Hanaki hanya dapat dijangkau dengan menggunakan mobil. Jika Anda memiliki kesempatan, saya merekomendasikan untuk mengunjungi harta yang tersembunyi ini. Restoran buka mulai pukul 11 pagi sampai dengan 7 malam, dan tutup setiap hari Kamis. Pemilik restoran juga memiliki western bar bernama Bar Dream di kota terdekat dari Nihonmatsu, kalau Anda ingin datang untuk mencoba minuman dan mengobrol dengan sang pemilik.

0
0
Dyah Pramesti

Dyah Pramesti @dyah.pramesti

A marketer who enjoys food, sightseeing, and everything in between.

Artikel asli oleh Sarah Chaney

Tinggalkan komentar