Ueno Park Bagian 1

Ayo Nikmati Ueno Park

Oleh Gonzague Gay-Bouchery   

Raksasa - ini adalah cara terbaik bagi kita untuk menggambarkan ukuran absolut taman Ueno yang dengan ukuran 534,000m2 menjadi rumah dari berbagai obyek wisata di taman ini. Didirikan pada tahun 1873, Ueno Park adalah salah taman publik pertama di Jepang dan merupakan rumah bagi beberapa museum besar seperti Museum Nasional Tokyo, Museum Sains Nasional, Museum Metropolitan Art Tokyo, National Museum of Western Art, Museum Shitamachi, beberapa kuil dan bahkan sebuah kebun binatang!

Sungguh mustahil untuk menempuh semua aspek dari taman ini dalam satu hari, jadi saya putuskan untuk membagi perhatian pada aspek budaya taman ini berikut kuil-kuilnya seperti di bawah ini:

  • Kuil Kiyomizu Kannon (Bagian 1)
  • Kuil Hanazono inari  (Bagian 1)
  • Kuil Gojoten (Bagian 1)
  • Kuil Toshogu (Bagian 2)
  • Pagoda Ueno Park (Bagian 2)
  • Kuil Bentendo dan Kolam Shinobazu (Bagian 2)

Sementara kuil-kuil dan tempat-tempat ini masuk dalam daftar "Harus Dilihat"-nya Ueno Park, kami juga akan merekomendasikan mengunjungi:

  • Kuil Kaneiji 
  • Ueno Daibutsu

Kuil Kiyomizu Kannon: Awalnya kuil ini dibangun pada tahun 1631 dan merupakan bagian dari kuil Kaneji. Kuil Kiyomizu Kannon memeperoleh desain dan gaya arsitekturnya dari kuil Kiyomizu-dera yang terkenal di Kyoto dan juga rumah bagi sosok Kosodate Kannon (Dewi pengasuhan anak) dan Senju Kannon (Dewi Murah Hati Bersenjata Ribuan).

Kuil Gojoten dan Kuil Hanazono inari: Beberapa meter dari Kiyomizu Kannon akan kamu temukan dua kuil, Gojoten dan Hanazono inari (kuil rubah). Kedua kuil ini sebenarnya berdekatan satu sama lain dan bisa keliru dianggap sebagai satu-satunya tempat beribadah.

Kuil Gotojen didedikasikan untuk sarjana dan penyair Sugawara no Michizane (1 Agustus 845 - 26 Maret 903) dan terletak dekat dengan Kolam Shinobazu sedangkan Kuil Hanazono inari didedikasikan bagi Inari Okami atau roh rubah, dan dapat diakses melalui serangkaian gerbang torii Jepang yang cantik.

More info

Cari tahu tentang Ueno Park

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Santy Tobing

Santy Tobing @santy.tobing

no one realizes how beautiful it is to travel until he comes home and rests his head on his old, familiar pillow. 

Artikel asli oleh Gonzague Gay-Bouchery

Tinggalkan komentar