Studio Foto Kimono 和(wa) di Tokyo

Mengenakan kimono asli Jepang dan "senyum!"

Oleh Jessica A Paje   

Kimono adalah pakaian yang ikonik di Jepang. Pakaian tradisional yang tidak hanya dipakai para waita namun juga kaum pria serta anak-anak juga menggunakan kimono pada acara special. Dibuat dengan keahlian khusus dari material yang bagus, seperti sutra, dan dikenal juga sebagal karya seni yang indah. Di Kyoto, anda mungkin bisa saja melihat maiko atau geisha setelan kimono dengan hiasan berbunga-bunga dari ujung rambut sampai ujung kaki. Karenanya, banyak pengunjung asing yang tertarik untuk menggunakan kimono lalu mengambil foto dengannya untuk kenang-kenangan mereka setelah mengunjungi Jepang yang indah. Studio Foto kimono 和(wa) memungkinkan hal ini.

Studio Foto kimono 和(wa) di buka pada bulan Otober 2014. Pemilik dan dioperasikan sendiri oleh Ms. Hisami Nakahara dibantu oleh Ms. Maho Kondo. Sejak saya membuat membuat perjanjian melalui website mereka yang mudah untuk digunakan. Dua wanita ini sungguh sangat menolong saya. Email saya yang dibalas dengna cepat mengenai konfirmasi kehadiran saya dan menjawab seluruh pertanyaan saya. Berlokasi dekat dengan stasiun Meguro 1 menit berjalan kaki, bahkan mereka menawarkan saya untuk menjemput saya disana agar saya tidak tersesat.

Sebelumnya saya memilih paket dari promosi bulan ini “Special Kimono Experience Plan”, dan tiba tepat waktu untuk tata rambut dan tata rias. Saya sungguh tak menyangka gaya rambut saya sungguh berubah (tentu menjadi lebih baik) ditangani oleh staff studio. Palet warna – warna untuk bibir dan mata pilihan saya telah disediakan tanpa tambahan biaya.

Basic Kimono. Yang adalah bagian dari paket, portfolio yang disiapkan sungguh disajikan sangat representatif sehingga saya dapat dengan mudah membuat pilihan. Saya sedikt mengalami kesulitan disaat ingin menentukan warna yang sesuai dengan warna kulit saya yang agak gelap. Lalu dua pilihan utama saya dibawakan untuk dibandingkan. Warna merah menang! Untuk biaya tambahan, saya dapat meng up grade pilihan saya ke paket Luxury Kimono, yang menawarkan motif yang dibordir tidak seperti pada paket Basic Kimono yang motihnya di cetak diatas kain.

Tata rambut, dikenal sebagai “Kanzashi” adalah bunga hasil pekerjaan tangan yang dibuat dari bahan pembuat pakaian, saya memutuskan untuk memakai warna seperti perona muka. Ms Kondo membuat sendiri beberapa buah kanzashi dalam ukuran kecil dan besar, dengan warna seperti perona muka yang aku inginkan. Tata rambut yang telah siap dilengkapi dengan berbagai model jepitan bunga dengan warna dan model yang bervariasi. Keseluruhan hiasan itu sungguh menarik, rasanya saya ingin membelinya!

Kimono dressing, kejutan berikutnya dan kesenangan buat saya, lapisan kimono yang dipajang di lemari terlihat lebih mewah pada aslinya dibandingkan pada foto. Dari “juban” yang adalah pakaian dalam sampai pada sabuk “obi”, dipilih dari kain yang sangat tepat agar bagus terlihat saat dikenakan dalam pemotretan. Saya tak dapat menahan rasa gembira saya, disaat setiap lapisan kimono dikenakan. Mengenakan kimono asli adalah suatu pengalaman yang sangat istimewa! Dijelaskan kepada saya, bahwa lapisan paling luar dari kimono disebut “Uchikake”. Digunakan seperti menggunakan jubah tanpa sebuah sabuk obi dan secara anggun bagian belakang jubah menjuntai di bagian belakangnya. Saat ini, kimono tersebut adalah jenis yang sangat resmi biasanya digunakan oleh pengantin ataupun pada pertunjukan panggung. Jaman dahulu kala, model seperti itu dikenakan oleh para wanita bangsawan yang tinggal di istana pada masa feudal.

Sesi pemotretan. 30 menit sampau 1 jam proses penataan rambut, tata rias wajah dan pengunaan semua pakaian telah lengkap. Agak terasa sedikit janggal dan tak tahu caranya berpose dengan menggunakan kimono, Ms Nakahara membantu mengarahkan saya. Mengarahkan saya kemana seharusnya saya memandang, tersenyum, memiringkan kepala, berdiri serta cara saya memposisikan tangan, hal tersebut membuat sesi pemotretan terasa tidak menegangkan dan menyenangkan. Materi payung, kipas dan bunga adalah tambahan yang manis juga!

Teh dan manisan gratis. Setelah sesi pemotretan dan berganti kembali memakai pakaian santai, Ms Nakahara menwarkan saya apakah ingin mencoba upacara minum teh. Tentu saja! Lalu ia membawakan saya nampan yang berisi semangkuk teh matcha dan dua manisan. Aku mencoba mengoyangkan teh sampai terlihat berbusa. Tidak terlalu buruk! Sungguh suatu layanan yang bagus!

Seleksi foto. Sambil duduk di depan komputer, anda dapat memilih dari semua foto yang telah diambil. Dalam paket saya termasuk 1 kali cetak foto dengan ukuran 5x7. Dengan tambahan biaya, saya memilih untuk membeli semua foto-foto saya yang disimpan dalam sebuah CD. Sebuah kenang-kenangan yang aku akan simpan selamanya!

Studio foto kimono 和(wa) menawarkan berbagai macam paket untuk wanita, pria dan keluarga dengan harga yang sangat terjangkau. Apapun yang anda inginkan, pemotretan dengan kimono di luar atau di dalam ruangan dengan latar belakang spot terkenal di Tokyo adalah suatu pengalaman yang sangat tak terlupakan.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Caroline Imelda

Caroline Imelda @caroline.imelda

Since I'm architec, I love to exploring to find artistic side in every places

Artikel asli oleh Jessica A Paje

Tinggalkan komentar