Oakhouse Kamata 260

Akomodasi yang murah dan nyaman di Tokyo

Oleh R.S. Reynolds   

Sebagai seorang petualang musiman yang telah menjelajahi lima benua dan lebih dari enam puluh negara, tidak terlalu sering bagi saya untuk terkejut bila itu berhubungan dengan akomodasi. Saya telah berkutat dengan segala jenis tempat menginap mulai dari gubuk di tepi sungai yang per malamnya seharga lima dolar di Luang Prabang, Laos sampai ke sebuah hotel bintang empat mewah di Paris. Saya berpikir saya mempunyai kredibilitas dalam menilai berbagai tempat tinggal yang ada di luar negeri – tidak peduli akan level atau rating mereka.  

Tak jarang kalau titik temu yang didapat adalah tinggal di guesthouse atau terkadang disebut juga sharehouse, yang menurut saya tempat-tempat seperti itu tidak perlu ada di negara-negara yang lebih berkembang. Saya pernah mendengar cerita-cerita horor dari penginapan yang per malamnya seharga $100 di Sydney, Australia dan merasakan secara langsung pengalaman tinggal yang kurang menyenangkan di Istanbul. Dalam berbagai perjalanan yang saya lakukan, saya selalu ingin tahu kenapa tidak ada yang pernah menawarkan sebuah penginapan yang bersih, memiliki harga yang bersahabat dan mempunyai desain yang bagus.

Tak disangka ternyata ada sebuah tempat seperti itu - dan berada di salah satu kota termahal di dunia, yang tak lain dan tak bukan: Tokyo, Jepang. Dikelola oleh Oakhouse dan berlokasi di area Kamata yang ada di Tokyo Selatan adalah Kamata 260, sebuah bangunan berlantai delapan, dengan 260 kamar kos yang berlokasi hanya empat menit berjalan kaki dari Stasiun Zoshiki (Jalur Kereta Utama Keikyu) dan 15 menit lamanya jika ditempuh dengan naik kereta dari Bandara Haneda dan Stasiun Shinagawa, sebuah persimpangan kereta utama dengan JR City dan jalur-jalur Shinkansen.

Apa yang membuat Kamata 260 berbeda dari pengalaman saya tinggal di sharehouse yang lainnya adalah fasilitas-fasilitasnya dan harga sewa yang sangat bagus. Dengan kira-kira $30 per hari Anda akan mendapatkan sebuah kamar pribadi yang berukuran kecil tetapi memiliki desain yang bagus dengan sambungan kabel internet (Wi-Fi gratis hanya tersedia di lobi), kulkas Anda sendiri, sebuah meja dan kursi, sebuah balkon kecil, dan ruang penyimpanan yang cukup luas. Setiap lantai memiliki sebuah dapur, toilet, tempat mencuci dan mengeringkan pakaian bersama. Ruangan shower dan kamar mandi berada di lantai pertama, beserta dengan area umum lain seperti sebuah ruang bersantai, kotak surat dan loker sepatu. Area umum dijaga sangat bersih.

Lokasi bangunan dekat dengan fasilitas-fasilitas umum sekitar dengan sebuah toko grosir besar yang hanya berjarak lima puluh meter dari pintu masuk utama. Ditambah lagi, area yang mengelilingi stasiun kereta terdekat (Zoshiki) adalah Lorong Perbelanjaan Beratap Zoshiki. Di area tersebut terdapat juga sebuah lokasi Pos ATM Jepang (menerima kartu kredit dan debit internasional), selain itu terdapat pula toko dengan spesialisasi barang tertentu untuk dijual, kios-kios makan, apotek dan toko baju.

Para manajer rumah Kamata 260 ramah-ramah dan sangat membantu. Mereka sangat bersemangat untuk memperkenalkan Anda dengan penghuni lain dan memberikan saran juga informasi mengenai area sekitar dan tempat-tempat lain di Tokyo.

Jika Anda mencari sebuah cara ekonomis untuk bepergian di dan sekitar Tokyo, dan ingin tinggal di sharehouse yang bersih, bagus dan aman, Kamata 260 adalah sebuah pilihan yang tepat dan sebuah jawaban yang sungguh-sungguh "iya" untuk pertanyaan, "Apakah ada yang menawarkan rumah kos yang bersih, harga bersahabat dan memiliki desain yang bagus di Tokyo?"

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Permata Dian

Permata Dian @permata.dian

I've been in love with everything related to Japan since I was child. 

Artikel asli oleh R.S. Reynolds

Tinggalkan komentar