Menyusuri Takeshita Dori

Menemukan Jepang Yang Energik dan Unik

Oleh Midya   7 Sep 2015

Harajuku. Sebuah kawasan yang punya daya magnet besar karena terkenal sebagai trendsetter gaya super unik. Antre di kios-kios crepes, berburu baju-baju nyentrik, berfoto selfie adalah akitivitas yang bisa kita lihat (dan lakukan) di sebuah jalan kecil bernama Takeshita Dori di wilayah Harajuku, Sentral Tokyo. Letaknya hanya 300 meter dari Stasiun Harajuku.

Akhir minggu adalah waktu yang cocok untuk bersantai. Semua orang sepertinya punya pikiran yang sama tentang ini. Mungkin itu sebabnya ketika saya memutuskan berjalan-jalan santai di Minggu sore, saya disambut dengan lautan manusia. Tentu saja karena ini adalah Harajuku, tempat yang menjanjikan kita bertemu dan menjadi bagian dari gaya hidup pop kalangan muda di Jepang.

Berderet-deret di kiri dan kanan saya terdengar sapaan-sapaan khas para penjual dari toko yang menawarkan pakaian, sepatu dan aksesori yang keren. Meski ada juga yang membuat dahi mengerut berpikir ‘akan dipakai kemana ya nanti?’ Tapi bukan Jepang namanya kalau tidak bereksperimen dan menciptakan detail-detail yang unik.

Oya, jika Anda senang memotret, tentu akan tergelitik mengambil gambar. Ada baiknya meminta izin dulu atau memperhatikan rambu yang dipajang tentang mengambil gambar. Beberapa pemilik toko memasang tanda larangan untuk memotret, tidak ingin etalasenya dipublikasikan.

Banyak hal yang harus Anda lakukan di Takeshita Dori Harajuku. Pertama, mencoba crepes. Yang terkenal (dan antreannya selalu ramai) adalah Santa Monica, Angel Hearts dan Marion. Bermacam toping asin maupun manis bisa Anda pilih di sini. Kedua, berfoto bersama muda mudi berdandan cosplay, karakter anime, atau Lolita. Tentu dengan ‘permisi’ dulu ya. Ketiga masuk ke toko-toko yang menjual berbagai kostum unik, gaya khas Harajuku.

Warna-warna pastel, terang dan neon adalah nuansa dekorasi gedung yang dominan di sepanjang gang ini, ditambah musik-musik yang nge-beat dari setiap toko menambah semarak suasana meskipun sore itu hujan turun cukup deras. Toko kue, permen, sepatu, kaus kaki, bulu mata palsu… semua sepakat tampil dalam warna-warna ceria. Menguatkan ikon Harajuku yang identik dengan anak-anak muda yang energik dan stylish.

Aroma harum vanila dan kue yang baru matang dari oven memandu langkah saya selanjutnya. Sebuah toko kue “Zakuzaku” nampaknya baru saja buka. Kue andalan mereka bernama croquantchou yang terbuat dari olahan kentang Hokkaido dengan saus vanila dan mustard. Lezat dan harumnya membuat ia lenyap dalam sekejap kecapan saja. Salah satu makanan yang harus dicoba. Rekomen sekali deh.

Sore masih panjang, dan meskipun hujan mulai turun, nampaknya orang-orang masih enggan meninggalkan Takeshita. Suasana ramai tampak berlanjut. Untuk melengkapi liburan Anda, berjalan-jalan di sepanjang Takeshita Dori Harajuku harus masuk dalam daftar. Pilih Sabtu atau Minggu ya, dijamin lebih seru!

Ditulis oleh Midya
JapanTravel Member

Gabung diskusi

Febry Fawzi 2 tahun yang lalu
3 minggu lalu main-main ke sini dan ... banjir manusia hehe mungkin saran dari saya untuk tidak ke sini saat akhir pekan, kecuali ingin mencari keramaian.
Midya Penulis 2 tahun yang lalu
Ha ha ha.. Memang Sabtu dan Minggu cocok kalau ingin melihat "aslinya" Harajuku ya. Ramaai...