Burung Hantu di Kafe Ikefukuro

Perkumpulan dengan hewan di Ikebukuro, Tokyo

Oleh Katie Jackson   

Di antara burung-burung yang kesannya berbahaya, burung hantu adalah salah satu yang terimut dan ter'empuk'. Budaya Jepang terkenal dengan obsesi dengan hal-hal yang imut, jadi hanya masalah waktu saja sampai mereka jatuh cinta pada burung hantu dan mulai memamerkannya di kafe-kafe. Kafe yang ini memanfaatkan permainan kata dari lokasinya, Ikebukuro, dan bahasa Jepang dari burung hantu, fukuro, yang dicampur menjadi Ikefukuro.

Kafe hewan populer di Jepang, terutama di Tokyo. Dengan tempat tinggal yang kecil dan perjanjian sewa yang ketat, biasanya sangat kecil kemungkinan untuk memiliki hewan peliharaan bagi penduduk biasa. Karena itu, kafe hewan hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dan kepopulerannya membuat lebih dan lebih banyak lagi pengunjung datang ke kota ini. Beberapa tahun belakangan banyak sekali variasi kafe hewan yang muncul di sekitar kota, memamerkan dari kelinci hingga ular. Kafe burung hantu hanyalah variasi paling baru dari tren tersebut.

Di Ikefukuro, Anda bisa menemukan burung hantu berbagai bentuk dan ukuran menunggu Anda mengagumi mereka. Kebanyakan berukuran kecil, tapi kalau Anda ingin menghidupi fantasi Harry Potter Anda, mereka punya burung hantu yang lebih besar, termasuk burung hantu besar seputih salju. Kafenya sendiri kecil, kebanyakan ruangan untuk berdiri dengan satu meja saja di belakang.

Untuk menit-menit pertama setelah penjelasan peraturan dan pengenalan, kami hanya diperbolehkan mengelus dan membelai burung hantu. Setelah itu, kami bisa minta bantuan untuk memegang mereka. Beberapa burung hantu tidak dibiarkan untuk dipegang karena sedang istirahat atau dibiasakan kepada manusia. Burung hantu yang seperti ini ditandai dengan “訓練兵/tentara dalam pelatihan" disebelah namanya.

Karena tidak banyak tempat duduk, Ikefukuro kurang terasa seperti kafe dan lebih terasa seperti fasilitas untuk bermain dengan hewan, tapi dengan sangat banyak burung hantu untuk ditemui dan berinteraksi dalam satu jam, kebanyakan pengunjung, termasuk saya, tidak terlalu keberatan dengan hal tersebut.

Untuk biaya masuk ¥1,400 di hari kerja dan ¥1,600 saat akhir pekan, disediakan minuman botolan dan waktu selama satu jam untuk berinteraksi dengan para burung hantu. Kalau check in di Facebook atau tweet menggunakan hashtag #いけふくろうカフェ atau #ikefukuroucafe, Anda bisa mendapatkan diskon ¥100.

Untuk mengunjungi kafe ini, Anda harus mereservasi sebelumnya, via e-mail. Kalau ada waktu lowong Anda akan dikirimi e-mail konfirmasi. Untuk sampai ke kafe, keluar di Seibu exit di stasiun Ikebukuro, dan Anda tinggal belok kanan dan jalan lurus. Jalan melewati Soccer Store Kamo dan di persimpangan berikutnya dimana ada lampu merah, putari simpangan hingga ke toko ramen dan Anda akan menemukan pintu masuk tepat di sebelahnya. Pakai lift untuk sampai ke lantai 6, tapi pastikan tidak datang terlalu awal karena tempat menunggunya sangat sempit.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Yanni Karina

Yanni Karina @yanni.karina

I love Japan, introduced from manga, then to anime, games, and culture. Could be clueless about JPOP, because music is not my strong point. A Cha No Yu student. Have been going to Japan 2 times and plan to visit it again 

Artikel asli oleh Katie Jackson

Tinggalkan komentar