Pusat Kebudayaan Ryukyu Mura

Ular dan Karate di Desa Onna-son

Oleh Bonson Lam   

Ryukyu Mura atau Desa Ryukyu adalah pusat kebudayaan Jepang kuno di Onna-son, bagian tengah Okinawa Honto hanya satu jam lebih berkendaraan ke utara dari Naha menggunakan mobil atau bis. Napak tilas kembali ke Okinawa ratusan tahun lalu, dimana adu ular dan cerpelai, gerobak yang dikendarai kerbau, serta desa tua menggiling tebu, masih merupakan pemandangan yang lazim.

Berkunjung ke tempat ini merupakan kegiatan yang menyenangkan, apalagi di siang hari, dengan tari-tarian tradisional dan warga setempat yang ramah mengenakan kostum di lingkungan yang sangan hangat dan terasa kekeluargaannya. Sebagian memiliki tempat berteduh, sebagian lagi berada di lahan yang rata, Ryukyu sangat cocok dikunjungi baik ketika hujan maupun panas. Desa ini juga ramah pengguna kursi roda dan kereta bayi.

Siapapun bisa datang berkunjung merasakan keramahannya.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Bonson Lam