Green Leaf

Toko Makanan Alami dan Organik

Oleh Jannine Myers   

Ada sebuah toko baru bagi warga di daerah Chatan, toko organik yang baru saja dibuka, Green Leaf. Karena tertarik untuk mengetahui apa saja yang ada di toko tersebut, saya memutuskan berkunjung ke sana minggu lalu. Pemilik toko, Ryoichi Uechi, dengan senang hati menjelaskan pada saya perihal acara pembukaan Green Leaf, serta produk-produk dan layanan apa saja yang tersedia bagi para pelanggan.

Hal pertama yang ditunjukkan oleh Ryoichi pada saya ketika kami menyusuri deretan rak-rak produk adalah semua barang memiliki label-label yang dipajang dengan rapi dalam Bahasa Jepang dan Inggris. Ryoichi menjelaskan bahwa banyak pelanggan dari luar negeri sering merasa kesulitan ketika mereka membeli di toko grosir lain karena semua label di sana dalam Bahasa Jepang. "Tujuan kami," dia berkata,"adalah menyediakan pelayanan dengan standar yang bermutu tinggi untuk semua pelanggan kami."

Sebagai tambahan untuk menarik pelanggan agar berbelanja di Green Leaf, Ryoichi menunjukkan pada saya set-set hadiah yang dapat dibeli dan menambahkan bahwa para pelanggan juga dapat memilih barang yang akan menjadi hadiah mereka sendiri dan ditambah lagi jika mereka menginginkan hadiah tersebut bisa di taruh dalam kotak ataupun dibungkus. Pelanggan juga dapat meminta Ryoichi untuk membantu mereka memesan produk khusus yang tidak tersedia di toko tersebut." jika kami tidak memiliki barang yang dicari pelanggan" kata Ryoichi, "kami akan melakukan apapun untuk menyediakan barang itu bagi pelanggan".

Jenis barang yang disediakan cukup beragam, bahkan ketika saya melihat-lihat barang yang ada di toko tersebut saya terkejut mendapati bahwa sebagian besar barang yang biasanya tersedia di supermarket dapat ditemukan dengan mudah di atas rak-rak yang ada. Produk-produk yang ada pada musim-musim tertentu juga ada dan disediakan oleh empat petani lokal yang memiliki sertifikat petani tanaman organik.

Selain itu juga ada roti dan kue baru dari Yonabaru Bakery yang dikirim ke toko setiap Selasa dan Sabtu. Menurut Ryoichi roti beras cokelat, roti camembert, pai labu, dan pai ubi adalah pilihan favorit pelanggan yang habis terjualan dalam waktu sekejap saja. Pilihan produk populer lainnya adalah tahu mentah dan goreng yang disediakan oleh seorang penyuplai dari Urasoe. Tahu dengan merek Fukuyataka dari Prefektur Fukuoka terkenal akan reputasi tahu yang bebas zat adiktif dan dibuat secara alami.

Sebagai tambahan bagi pelanggan ketika sedang mencari barang di rak-rak, mereka dapat menikmati minum kopi di tempat yang sudah disediakan toko ataupun dibawa pulang. Istri Ryoichi, Yuki, yang merupakan manajer toko tersebut dengan baik hati membuatkan saya sebuah es kopi. Saya tidak bermaksud mempromosikan, tapi itu merupakan salah satu es kopi terenak yang pernah saya rasakan. Ryoichi mengatakan bahwa banyak pelanggannya beranggapan kalau kopi Green Leaf itu lebih enak dari pada kopi Starbucks. "Biji kopi Ethiopia,"dia menerangkan, "Disuplai oleh seorang barista kopi lokal yang juga memanggangnya secara khusus untuk Green Leaf."

Produk penjualan populer lainnya, yaitu mie ramen organik dan kari vegetarian Jepang, dan ada juga pasta dan saus pasta organik impor. Yuki mengatakan bahwa banyak juga pelanggan yang suka membeli coklat dan sirup agave organik dari Meksiko.

Bagi para pelanggan yang suka berbelanja secara online, Green Leaf akan segera menyediakan layanan online bagi para warga yang berada di luar pangkalan dengan alamat Jepang. Anda dapat mengikuti perkembangan terbaru perihal layanan ini dengan mengunjungi www.greenleafoods.com.

Sebagai tambahan, kunjungan ke toko ini akan sangat berguna sekali jika Anda sedang mencari tempat-tempat yang menjual beraneka ragam produk organik. Ryoichi dan Yuki dengan senang hati akan membantu para pelanggan untuk mendapatkan barang-barang organik yang mereka butuhkan, dan dengan melakukan semua ini mereka berharap para pelanggan akan melengkapi formulir keanggotaan toko.

Dengan mengisi formulir keanggotaan tersebut pelanggan akan menerima sebuah kartu anggota yang dapat digunakan untuk mendapatkan dan mengakumulasikan poin; poin-poin tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbelanja. Tapi lebih dari itu, para pelanggan diajak untuk menjadi anggota agar Green Leaf dapat melacak barang apa saja yang terjual, dan juga agar mereka dapat memberikan informasi yang dibutuhkan para pelanggan acara khusus dan perayaan.

Ryoichi juga menambahkan kalau kartu keanggotaan dapat dikenali oleh pencatat keuangan apakah itu milik orang asing ataukah orang Jepang: setelah dikategorikan termasuk orang mana, tanda terima akan dicetak dalam bahasa yang sesuai, apakah itu Bahasa jepang atau Inggris. Hal ini mungkin bukanlah sesuatu yang penting, tapi itu semua adalah usaha untuk membuat belanja di Green Leaf adalah sebuah pengalaman yang menyenagkan.

Jika Anda ingin mengunjungi Green Leaf, pergilah ke utara di rute 58 dari Naha. Ketika Anda berada di perempatan utama yang mempertemukan bagian paling ujung utara pangkalan militer Amerika Serikat Camp Foster, beloklah ke kiri. Ketika sampai pada lampu lalu lintas selanjutnya (ETWS lurus ke depan), belok kiri; setelah itu ambillah jalur ke kiri yang pertama, jalur kanan pertama, jalur kiri pertama. Green Leaf akan ada di kanan Anda.

Cara ke sana

Jika Anda ingin mengunjungi Green Leaf, pergilah ke utara di rute 58 dari Naha. Ketika Anda berada di perempatan utama yang mempertemukan bagian paling ujung utara pangkalan militer Amerika Serikat Camp Foster, beloklah ke kiri. Ketika sampai pada lampu lalu lintas selanjutnya (ETWS lurus ke depan), belok kiri; setelah itu ambillah jalur ke kiri yang pertama, jalur kanan pertama, jalur kiri pertama. Green Leaf akan ada di kanan Anda.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Permata Dian

Permata Dian @permata.dian

I've been in love with everything related to Japan since I was child. 

Artikel asli oleh Jannine Myers

Tinggalkan komentar